MARKET DATA

Cowok-Cowok yang Tinggal di Kota Ini Paling Boros: Ada Jaksel - Padang

Amalia Zahira,  CNBC Indonesia
07 May 2026 14:50
Pengunjung melihat produk yang dijual pada salah satu tenan di pusat perbelanjaan Kuningan City, Jakarta, Jumat (22/11/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Pengunjung melihat produk yang dijual pada salah satu tenan di pusat perbelanjaan Kuningan City, Jakarta, Jumat (22/11/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengeluaran per kapita yang disesuaikan sering dipakai sebagai salah satu indikator untuk mengukur kemakmuran, kualitas hidup dan daya beli masyarakat.

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 menunjukkan kota-kota metropolitan masih mendominasi daftar daerah dengan pengeluaran tertinggi, baik untuk laki-laki maupun perempuan.

Tingginya aktivitas ekonomi, konsentrasi sektor jasa modern, hingga besarnya pendapatan di wilayah urban membuat pengeluaran masyarakat di kota-kota besar melesat dibanding daerah lain.

Kota Metropolitan Dominasi Pengeluaran Laki-laki

 

Untuk kelompok laki-laki, Kota Jakarta Selatan menjadi daerah dengan pengeluaran per kapita disesuaikan tertinggi di Indonesia, mencapai Rp30,3 juta per orang per tahun.

 

Selain Jakarta, daftar ini juga dipenuhi kota-kota dengan aktivitas ekonomi tinggi seperti Batam, Balikpapan, Surabaya, hingga Bandung. Hal ini menunjukkan daerah dengan sektor industri, perdagangan, dan jasa modern cenderung memiliki tingkat pengeluaran laki-laki yang lebih besar.

Pengeluaran Perempuan Tertinggi Tidak Lebih Dari Laki-Laki

Sementara itu, untuk perempuan, Kota Jakarta Selatan juga menempati posisi pertama dengan pengeluaran per kapita disesuaikan sebesar Rp25,5 juta per tahun. Meski menjadi yang tertinggi untuk kelompok perempuan, angkanya masih berada di bawah pengeluaran laki-laki tertinggi yang mencapai Rp30,3 juta per tahun.

Mirip dengan laki-laki, pengeluaran perempuan tertinggi juga terkonsentrasi di kota-kota metropolitan. Namun, Kota Yogyakarta dan Denpasar turut masuk dalam daftar, mencerminkan kuatnya aktivitas sektor jasa, pendidikan, hingga pariwisata dalam mendorong konsumsi masyarakat perempuan di wilayah tersebut.

(mae/mae) Add logo_svg as a preferred
source on Google



Most Popular