Rupiah & IHSG Masih Suram, Sulit Bangkit Karena "Dihadang" Trump
- Pasar keuangan Indonesia ambruk berjamaah, IHSG dan rupiah jatuh
- Wall Street kembali melemah setelah mencetak rekor
- Perkembangan perang serta kabar ekonomi dari dalam dan luar negeri akan menjadi penggerak sentimen hari ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia kembali berakhir di zona merah. Bursa saham ataupun nilai tukar sama-sama melemah.
Pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada hari ini. Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
Indeks Harga Saham Gabungan turun semakin dalam pada akhir perdagangan kemarin, Kamis (23/4/2026). IHSG ditutup turun 163 poin atau -2,16% ke 7.378,61.
Sebanyak 505 saham turun, 192 naik, dan 123 tidak bergerak. Nilai transaksi terbilang sepi, yakni Rp 20,5 triliun, melibatkan 54,2 miliar saham dalam 3,08 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun merosot menjadi 13.180 triliun.
Asing mencatat net sell sebesar Rp 978,65 miliar pada perdagangan kemarin, lebih besar dibandingkan pada Rabu.
Mayoritas sektor saham RI terjerembap ke zona merah pada perdagangan kemarin. Tekanan paling terasa terjadi di sektor konsumer siklikal, konsumer non-siklikal, keuangan, utilitas, teknologi, kesehatan, energi, properti, hingga bahan baku.
(mae/mae) Add
source on Google