MARKET DATA

Bandingkan Situasi Krismon 98, Pandemi 2020 & Ekonomi Hari Ini!

Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia
10 April 2026 09:55
'Kiamat' di Mana-mana, Dunia Gelap Tahun Depan Sungguh Nyata
Foto: Infografis/ 'Kiamat' di Mana-mana, Dunia Gelap Tahun Depan Sungguh Nyata/ Ilham Restu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi global saat ini masih dibayangi ketidakpastian, terutama akibat tensi geopolitik di Timur Tengah yang belum juga mereda.

Konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran membuat harga energi, khususnya minyak dunia, tetap berada di level tinggi dan menjadi sumber kekhawatiran baru bagi perekonomian global.

Banyak pihak pun menilai, jika kondisi ini berlangsung terlalu lama, risiko krisis ekonomi bukan hal yang mustahil terjadi.

Karena itu, menarik untuk melihat bagaimana kondisi indikator makroekonomi Indonesia saat ini jika dibandingkan dengan periode-periode krisis yang pernah dialami, mulai dari krisis 1998 hingga guncangan saat pandemi Covid-19 pada 2020.

Catatan:

  • Khusus tahun 1998, saat itu pencatatan masih menggunakan tahun anggaran April-Maret, sehingga APBN 1998/1999 merujuk pada periode 1 April 1998 sampai 31 Maret 1999, bukan Januari-Desember. Jadi, beberapa angka 1998 perlu dibaca dalam konteks tahun fiskal, bukan tahun kalender murni.
  • Untuk suku bunga tahun 1998, indikator yang digunakan juga berbeda dengan saat ini. Pada periode tersebut, acuan yang digunakan adalah Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 1 bulan.
  • Angka pertumbuhan ekonomi Kuartal I-2026 dalam tabel ini merupakan asumsi/proyeksi pemerintah, yakni 5,5%, sebagaimana disampaikan Kementerian Keuangan.
  • Lifting minyak mentah pada Kuartal I-2026 dalam tabel ini merupakan asumsi makro APBN 2026, yakni target 610 ribu barel per hari.
  • Data pertumbuhan kredit perbankan, kecukupan modal perbankan (CAR), dan non performing loan (NPL) pada Kuartal I-2026 menggunakan data terakhir per Februari 2026.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(evw/evw)



Most Popular