MARKET DATA

Harga Emas & Perak Babak Belur di Tengah Perang, Investor Kebingungan

mae,  CNBC Indonesia
12 March 2026 06:44
silver perak
Foto: silver perak

Sementara harga emas hanya turun tipis, harga perak justru jatuh jauh lebih tajam. Perak turun hampir 3% secara intraday, menunjukkan volatilitasnya yang memang lebih tinggi dibanding emas.

Merujuk Refinitiv, harga perak ditutup di posisi US$ 86,32 per troy ons atau anjlok 2,35% pada perdagangan Rabu (11/3/2026).

Pada hari ini, harga emas masih jatuh. Pada Kamis (12/3/2026) pukul 06.29 WIB, harga perak diperdagangkan di US$ 84,99 per troy ons atau anjlok 1,54%.

 Salah satu alasan utama adalah karena perak memiliki dua karakter sekaligus, yaitu sebagai logam mulia dan komoditas industri. Peran ganda ini membuat perak lebih sensitif terhadap perubahan ekspektasi ekonomi.

Ketika investor memperkirakan kebijakan moneter yang lebih ketat atau perlambatan pertumbuhan ekonomi global, harga perak biasanya turun lebih cepat dibandingkan emas.

Faktor lainnya adalah bahwa perak sering mengalami volatilitas yang lebih besar di pasar keuangan, karena ukuran pasar dan likuiditasnya lebih kecil dibandingkan pasar emas, sehingga pergerakan harga bisa menjadi lebih tajam.

 

(mae/mae) Add as a preferred
source on Google




Most Popular
Features