Pengumuman! Ini 5 Saham Bisa Kasih Dividen Jumbo, Buat Kamu Kaya
Jakarta, CNBC Indonesia - Musim dividen selalu jadi momen yang ditunggu investor. Di tengah pasar yang kadang naik-turun, dividen bisa jadi "penenang" karena memberikan arus kas langsung ke rekening. Buat investor yang berburu dividend play, ada beberapa nama yang layak masuk radar tahun ini.
Berikut lima saham yang berpotensi membagikan dividen menarik di 2026, berdasarkan historis dan asumsi konservatif dari harga saat ini.
1. MPMX
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) sudah lama dikenal sebagai emiten yang royal bagi dividen. Dari tahun ke tahun, pembagian dividen relatif konsisten dengan yield yang kompetitif.
Jika tahun ini MPMX membagikan dividen Rp100 per saham saja, dengan asumsi harga saham di kisaran Rp1.015, maka potensi yield bisa mendekati 10%. Angka dua digit tentu menarik, apalagi bagi investor yang fokus pada pendapatan rutin.
Dengan rekam jejak pembagian dividen sebelumnya yang stabil, MPMX masih jadi salah satu kandidat kuat saham "penghasil cuan rutin".
2. POWR
PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) termasuk emiten yang rajin membagikan dividen, bahkan dalam setahun bisa dua kali: interim dan final.
Dividen interim 2025 sudah dibagikan sebesar Rp24 per saham. Jika sisa dividen final nantinya berada di kisaran Rp45 per saham, dengan asumsi harga saham sekitar Rp700, potensi yield total bisa mencapai sekitar 6,43%.
Untuk investor yang mencari kestabilan dari sektor utilitas, POWR layak dipertimbangkan karena karakter bisnisnya yang defensif dan arus kas yang relatif solid.
3. BBNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menjadi satu-satunya big bank yang tidak membagikan dividen interim. Artinya, pasar masih menunggu pembagian dividen penuh dari laba tahun buku 2025.
Jika menggunakan asumsi konservatif dividen Rp350 per saham dengan harga saham di sekitar Rp4.480, maka potensi yield bisa menyentuh 7,81%.
Sebagai bank besar dengan fundamental yang tetap solid, BBNI menarik bukan hanya dari sisi pertumbuhan, tapi juga dari peluang pembagian dividen yang kompetitif tahun ini.
4. NISP
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) juga menarik untuk strategi dividend play. Dalam empat tahun terakhir, pembagian dividennya mulai rutin dan menunjukkan tren yang membaik.
Jika alokasi dividen tahun ini setara dengan 2024, yakni sekitar Rp106 per saham, dan harga saham berada di Rp1.540, maka potensi yield bisa mencapai 6,88%.
Dengan laba yang tumbuh positif dan konsistensi pembagian dividen, NISP bisa jadi opsi bagi investor yang ingin kombinasi stabilitas dan yield menengah.
5. NISP
PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) juga tak kalah menarik. Dalam lima tahun terakhir, nilai dividen yang dibagikan terus meningkat.
Dengan asumsi konservatif dividen Rp150 per saham dan harga saham di kisaran Rp1.875, potensi yield bisa mendekati 8%.
Tren kenaikan dividen historis ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi investor yang percaya pada pertumbuhan laba jangka panjang perbankan.
Sanggahan : Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(saw/saw)