Lengkap! Ini 320 Saham dengan Free Float di Bawah 15%
Jakarta, CNBC Indonesia - Free float saham tengah menjadi isu panas dalam bursa saham Indonesia setelah MSCIÂ memberitahukan adanya potensi indikasi pergerakan market yang terindikasi kuat mengenai adanya perilaku perdagangan terkoordinasi.
MSCI meminta agar data kepemilikan saham yang diberikan oleh regulator lebih transparan dan sesuai dengan kriteria metodologi free float MSCI yang telah ditetapkan. Akibat peringatan yang dilontarkan oleh MSCI, IHSG tertendang turun ke level 7.400 pada perdagangan Kamis (29/1/2025).
Dengan kenaikan free float saham yang naik dari 7,5% ke 15% per bulan Februari 2026, mengindikasikan bahwa kepemilikan saham oleh publik atau free float akan menjadi indikator krusial yang perlu dicermati oleh para pelaku pasar modal.
Persentase free float yang rendah sering kali berkorelasi dengan tingkat likuiditas saham yang terbatas, sehingga pergerakan harga cenderung lebih volatil dan rentan terhadap fluktuasi tajam.
Berdasarkan data pasar terkini, tercatat sebanyak 320 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki porsi kepemilikan publik di bawah level 15%. Bagi investor ritel, saham dengan karakteristik seperti ini memerlukan strategi manajemen risiko yang lebih ketat, mengingat potensi kesulitan dalam melakukan pembelian atau penjualan dalam jumlah besar tanpa memengaruhi harga pasar secara signifikan.
Berikut adalah rincian data 320 emiten tersebut yang dikelompokkan berdasarkan persentase kepemilikan publiknya:
Free Float 15,00% - 10,00%
Pada kategori ini, terdapat 131 emiten. Meskipun masih berada di atas ambang batas minimum ketentuan bursa, tingkat likuiditas pada kelompok ini relatif terbatas dibandingkan dengan saham-saham berkapitalisasi besar (big cap) yang aktif diperdagangkan.
Free Float 9,99% - 8,00%
Sebanyak 61 emiten masuk dalam kategori ini dengan kepemilikan publik yang sudah menyentuh satu digit. Investor perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bid-offer yang mungkin tidak terlalu tebal, yang dapat menyulitkan eksekusi transaksi secara instan.
Free Float 7,99% - 0,00%
Ini adalah kelompok dengan porsi saham publik paling minim, mencakup 128 emiten. Beberapa emiten dalam daftar ini memiliki free float yang mendekati ambang batas minimum ketentuan bursa (7,5%), sementara sebagian lainnya memiliki data yang sangat minim atau tidak aktif diperdagangkan. Saham dalam kategori ini kerap diasosiasikan dengan risiko likuiditas tertinggi.
-
Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(gls/gls)