Pekan Ini Langkah BI Diuji Serangan Data AS, Jepang Hingga China
- Pasar keuangan Indonesia berakhir beragam akhir pekan lalu, bursa saham rekor tertinggi sementara rupiah ambruk ke rekor terburuk
- Bursa saham AS, Wall Street, melemah pekan lalu
- Data dalam negeri, keputusan suku bunga BI dan data dari luar negeri akan menjadi penggerak pasar hari ini dan sepanjang satu pekan ke depan
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia bergerak kontras akhir pekan lalu. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus rekor tetapi rupiah menyentuh level terendah sepanjang masa di hadapan dolar Amerika Serikat (AS).
Pasar keuangan Indonesia diharapkan bisa bergerak positif pada hari ini. Selengkapnya mengenai proyeksi sentimen pada hari ini dan sepanjang pekan ke depan bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
Pada penutupan Kamis pekan lalu (15/1/2026), IHSG parkir di posisi 9.075,40. Dalam sehari naik 42,82 poin atau 0,47%, mengakumulasi penguatan dalam seminggu sebanyak 1,55%.
IHSG berhasil mempertahankan tren positif selama tiga pekan beruntun dan menembus level tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH).
(saw/saw)