Hari Ini, Purbaya Akan Sampaikan Pengumuman Penting
Pelaku pasar perlu mencermati sejumlah sentimen hari ini, baik dari dalam dan luar negeri. Sentimen dalam negeri akan datang dari realisasi APBN 2025 sementara dari luar negeri datang dari data AS.
Realisasi APBN 2025
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menggelar konferensi pers APBN KiTa Edisi Januari 2026 pada Kamis, 8 Januari 2026 pukul 13.30 WIB. Konferensi pers ini akan memaparkan realisasi APBN penuh untuk tahun anggaran 2025.
Menarik dilihat seperti apa kinerja APBN secara keseluruhan dari sisi belanja, pendapatan hingga defisit. Pertanyaan terbesar adalah terkait defisit APBN karena ada kekhawatiran akan membengkak dari target.
Realisasi pendapatan juga akan menjadi sorotan karena mencerminkan kemampuan negara dalam mengumpulkan penerimaan di tengah perlambatan ekonomi nasional dan global. Menarik dilihat seberapa besar shortfall pada pajak di 2025.
Realisasi belanja juga ditunggu terutama terkait program prioritas seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) hingga belanja subsidi dan bansos.Â
Publik dan investor juga menunggu seperti apa realisasi pembiayaan utang selama 2025 dan seberapa besar mempengaruhi defisit. Sebagai catatan, defisit APBN per November 2025 tercatat Rp 560,3 triliun atau 2,% terhadap produk domestik bruto (PDB) atau mendekati target 2,48% dari PDB.
Istana Tegaskan APBN 2026 Tak Direvisi
Pemerintah memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tidak akan diubah. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan postur APBN sudah disahkan dalam undang-undang dan setiap penyesuaian hanya bisa dilakukan melalui mekanisme yang berlaku.
"APBN sudah dirancang dan diputuskan bersama DPR. Kalau ada perkembangan, ruang penyesuaian sudah diatur dalam mekanisme," kata Prasetyo di sela Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Selasa (6/1/2026).
Ia juga menegaskan belum ada tambahan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jika ke depan ada perubahan, seluruhnya harus dibahas bersama DPR. "Kalau dari total APBN, belum ada," ujarnya.
Dalam APBN 2026, asumsi makro yang dipakai antara lain pertumbuhan ekonomi 5,4%, inflasi 2,5%, nilai tukar Rp16.500 per dolar AS, suku bunga SBN 10 tahun 6,9%, serta harga minyak US$70 per barel. Target lifting minyak ditetapkan 610 ribu barel per hari dan gas 984 ribu barel setara minyak per hari.
Pendapatan negara ditargetkan Rp3.153,6 triliun, terdiri dari penerimaan pajak Rp2.693,7 triliun dan PNBP Rp459,2 triliun. Sementara belanja negara dipatok Rp3.842,7 triliun, dengan belanja pemerintah pusat Rp3.149,7 triliun terdiri dari belanja K/L Rp1.510,5 triliun dan non-K/L Rp1.639,1 triliun serta transfer ke daerah Rp693 triliun.
Dengan postur tersebut, keseimbangan primer mencapai surplus Rp89,7 triliun, sementara defisit anggaran ditetapkan Rp689,1 triliun atau 2,68% dari PDB.
JOLTS & ISM Services PMI
Data JOLTs menunjukkan lowongan pekerjaan di Amerika Serikat turun sebanyak 303.000 menjadi 7,146 juta pada November 2025. Angka ini merupakan level terendah sejak September 2024 dan jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 7,60 juta.
Jumlah lowongan pekerjaan menurun di sektor akomodasi dan layanan makanan (-148.000); transportasi, pergudangan, dan utilitas (-108.000); serta perdagangan grosir (-63.000). Sebaliknya, lowongan pekerjaan justru meningkat di sektor konstruksi (+90.000).
Secara regional, lowongan pekerjaan turun di wilayah Timur Laut (-34.000), Selatan (-100.000), Midwest (-91.000), dan Barat (-78.000).
Sementara itu, jumlah perekrutan (hires) relatif tidak berubah, dan total pemisahan tenaga kerja (separations) juga stagnan di level 5,1 juta. Di dalam komponen pemisahan tersebut, baik pengunduran diri (quits) sebanyak 3,2 juta maupun pemutusan hubungan kerja dan pemberhentian (layoffs and discharges) tidak mengalami perubahan signifikan.
AS juga merilis laporan ADP Employment Change, yang menunjukkan sektor swasta menambah 41 ribu lapangan kerja baru pada Desember. Angka ini sedikit lebih buruk dari ekspektasi 47 ribu, namun lebih baik dibandingkan revisi November yang menunjukkan kontraksi 29 ribu. .
Indeks aktivitas sektor jasa Amerika Serikat versi ISM Services PMI kembali menguat pada Desember 2025 dan tercatat di 54,4, naik dari 52,6 pada November. Angka ini jauh melampaui ekspektasi pasar yang berada di 52,3. Capaian tersebut menjadi laju ekspansi sektor jasa paling kuat sejak Oktober 2024, sekaligus menandai pertama kalinya sejak Februari seluruh subindeks berada di zona ekspansi.
Kenaikan ini banyak dipicu oleh lonjakan aktivitas akhir tahun. Sejumlah perusahaan melaporkan meningkatnya permintaan seiring musim liburan serta persiapan operasional menuju 2026. Pola musiman ini mendorong volume transaksi, logistik, dan layanan bisnis bergerak lebih aktif dibanding bulan sebelumnya.
Dari sisi komponen utama, aktivitas bisnis meningkat ke 56 dari 54,5, sementara pesanan baru melonjak ke 57,9 dari 52,9. Persediaan juga tumbuh lebih cepat di level 54,2. Data ini mencerminkan kuatnya arus permintaan di sektor jasa AS pada akhir 2025.
Klaim Pengangguran AS
Hari ini AS akan mengumumkan data klaim pengangguran per 2 Januari 2025. Klaim awal tunjangan pengangguran (initial jobless claims) di Amerika Serikat turun sebanyak 16.000 menjadi 199.000 pada pekan yang berakhir 27 Desember. Periode ini biasanya cukup volatil karena musim liburan, dan angka tersebut jauh di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan 220.000 klaim.
Capaian ini merupakan level terendah sejak Januari, jika mengecualikan pekan Thanksgiving yang secara musiman sangat fluktuatif, ketika klaim sempat turun singkat ke level terendah dalam tiga tahun di angka 192.000.
Klaim berkelanjutan (continuing claims) juga menurun, menjadi 1,89 juta pada pekan yang berakhir 20 Desember, dari angka sebelumnya 1,91 juta yang telah direvisi turun.
Prabowo Umumkan Swasembada Pangan Saat Panen Raya di Karawang
Dilansir dari rilis Kementan, Presiden RI Prabowo Subianto memimpin panen raya padi di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026), yang sekaligus menjadi momentum pengumuman bahwa Indonesia kembali mencapai swasembada pangan. Panen digelar di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, salah satu kawasan produksi padi utama nasional.
Panen dilakukan menggunakan combine harvester, teknologi yang mempercepat proses panen sekaligus menekan kehilangan hasil. Presiden Prabowo juga meninjau pemanfaatan berbagai alat dan mesin pertanian, mulai dari drone hingga pompa air, serta melihat langsung produk hilirisasi pertanian.
Dalam kesempatan itu, diperkenalkan pula varietas unggul Inpari 32 yang dikembangkan Kementerian Pertanian dengan potensi hasil mencapai 8,42 ton per hektare. Prabowo mendorong agar pengembangan benih unggul terus diperluas agar produktivitas padi nasional bisa meningkat lebih tinggi.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan modernisasi menjadi kunci ketahanan pangan. Menurutnya, penerapan teknologi mampu menaikkan produktivitas, meningkatkan indeks pertanaman, dan menurunkan biaya produksi, sehingga kesejahteraan petani ikut terdorong.
Prabowo juga menyoroti pentingnya kesinambungan swasembada pangan ke sektor lain, khususnya jagung dan pakan ternak. Dengan produksi pangan yang lebih kuat, pemerintah menargetkan harga pakan bisa ditekan agar biaya usaha peternak dan petani menjadi lebih ringan.
Selain itu, pemerintah berencana melanjutkan kebijakan penurunan harga pupuk dan memperluas akses sarana produksi bagi petani. Langkah ini diposisikan sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengendalikan biaya budidaya di tingkat lapangan.
Kementerian Pertanian menyatakan dukungan lintas lembaga, termasuk TNI dan Polri, akan terus dimanfaatkan untuk mempercepat adopsi teknologi, distribusi sarana produksi, dan penguatan produksi pangan. Dengan kombinasi kebijakan dan teknologi tersebut, pemerintah menargetkan swasembada pangan bisa dijaga secara berkelanjutan.
Â