FOTO

Detik-Detik Evakuasi Jenazah Terakhir Korban Helikopter Karhutla Jatuh

Despinad, CNBC Indonesia
Jumat, 06/11/2026 16:02 WIB

Dengan ditemukannya Sertu (anumerta) Heri sebagai korban terakhir ini, maka seluruh korban dalam kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD telah berhasil dievakuasi.

1/9 Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mengevakuasi jenazah korban terakhir kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD nomor registrasi HA-5235 di perairan Desa Pematang Limau/Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat (6/11/2026). (Dispenad)

Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mengevakuasi jenazah korban terakhir kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD nomor registrasi HA-5235 di perairan Desa Pematang Limau/Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat (6/11/2026). (Dispenad)

2/9 Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mengevakuasi jenazah korban terakhir kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD nomor registrasi HA-5235 di perairan Desa Pematang Limau/Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat (6/11/2026). (Dispenad)

Proses evakuasi dipimpin langsung Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Turut mendampingi evakuasi, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, S.I.Kom., Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Wimoko, serta perwakilan BNPB Brigjen TNI Asep. (Dispenad)

3/9 Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mengevakuasi jenazah korban terakhir kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD nomor registrasi HA-5235 di perairan Desa Pematang Limau/Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat (6/11/2026). (Dispenad)

Sebelum jenazah berhasil dievakuasi, tim gabungan terlebih dahulu membalikkan badan helikopter yang berada di dasar perairan. Proses tersebut dilakukan menggunakan bantuan kapal tugboat yang menarik badan helikopter, sehingga tim penyelam dapat menjangkau dan mengevakuasi korban dari dalam badan pesawat.  (Dispenad)

4/9 Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mengevakuasi jenazah korban terakhir kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD nomor registrasi HA-5235 di perairan Desa Pematang Limau/Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat (6/11/2026). (Dispenad)

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa menggunakan kapal menuju Pelabuhan Segintung untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Kuala Pembuang. Dengan ditemukannya Sertu (anumerta) Heri sebagai korban terakhir ini, maka seluruh korban dalam kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD tersebut telah berhasil dievakuasi. (Dispenad)

5/9 Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mengevakuasi jenazah korban terakhir kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD nomor registrasi HA-5235 di perairan Desa Pematang Limau/Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat (6/11/2026). (Dispenad)

Evakuasi berlangsung di tengah tantangan alam yang cukup berat. Arus perairan yang kuat, kondisi air keruh dan berlumpur, minimnya pencahayaan, serta adanya tumpahan minyak di sekitar lokasi menjadi kendala yang harus dihadapi tim penyelam. Namun, berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang ada, proses evakuasi dapat diselesaikan dengan baik. Tampak upaya evakuasi yang sebelumnya telah berhasil mengangkat jenazah 2 korban meninggal lainnya yaitu Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar dan Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah (Dok Dispenad)

6/9 Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mengevakuasi jenazah korban terakhir kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD nomor registrasi HA-5235 di perairan Desa Pematang Limau/Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat (6/11/2026). (Dispenad)

Tampak momen Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi R. memimpin upacara pemakaman militer Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar Rizky Hartio, S.H., M.H., prajurit Pusat Penerbangan TNI AD (Puspenerbad) yang gugur saat menjalankan misi pemadaman karhutla tersebut. (Dok TNI AD)

7/9 Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mengevakuasi jenazah korban terakhir kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD nomor registrasi HA-5235 di perairan Desa Pematang Limau/Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat (6/11/2026). (Dispenad)

Upacara pemakaman berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang, Kamis (5/11/2026) kemarin, sebagai bentuk penghormatan terakhir TNI AD atas pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas negara. (Dok TNI AD)

8/9 Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mengevakuasi jenazah korban terakhir kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD nomor registrasi HA-5235 di perairan Desa Pematang Limau/Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat (6/11/2026). (Dispenad)

Sedangkan jenazah Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah kemudian dibawa ke Bandung dan dimakamkan di TMP Cikutra. (REUTERS/Claudio Pramana)

9/9 Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil mengevakuasi jenazah korban terakhir kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD nomor registrasi HA-5235 di perairan Desa Pematang Limau/Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat (6/11/2026). (Dispenad)

Diberitakan sebelumnya peristiwa itu terjadi di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalteng pada Rabu (4/11) sekitar pukul 11.18 WIB. Sebelum mengalami kecelakaan, Helikopter Mi 17V5 lepas landas dari Kuala Pembuang pukul 09.55 WIB menuju Telaga Pulang untuk melaksanakan misi pemadaman karhutla di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kalimantan Tengah. Kecelakaan terjadi saat helikopter melakukan pengambilan air laut untuk water bombing. (REUTERS/Claudio Pramana)