Foto Internasional

Mengenal Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Menangkan Senat Amerika

Reuters, CNBC Indonesia
Kamis, 05/11/2026 11:40 WIB

Abdul El-Sayed memenangkan kursi Senat di Michigan, AS, Rabu. Ini menjadikannya Muslim pertama yang duduk di kursi tersebut sepanjang sejarah AS.

1/7 Calon senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Abdul El-Sayed saat menghadiri perayaan kemenangannya dalam pemilihan paruh waktu AS di Detroit, Michigan, AS, Rabu (4/11/2026). (REUTERS/Brian Snyder)

Calon senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Abdul El-Sayed menghadiri perayaan kemenangannya dalam pemilihan paruh waktu AS di Detroit, Michigan, AS, Rabu (4/11/2026) waktu setempat. Ia merayakan kemenangan setelah mengalahkan Mike Rogers dari Partai Republik dan menjadikannya Muslim pertama yang terpilih untuk duduk di majelis tersebut. (REUTERS/Brian Snyder)

2/7 Calon senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Abdul El-Sayed saat menghadiri perayaan kemenangannya dalam pemilihan paruh waktu AS di Detroit, Michigan, AS, Rabu (4/11/2026). (REUTERS/Brian Snyder)

Pria dari Partai Demokrat AS itu diketahui merupakan keturunan Mesir berusia 42 tahun. Kemenangan tersebut menjadi tonggak penting bagi keterwakilan politik umat Muslim di Amerika Serikat. Sebelumnya, politikus progresif berusia 42 tahun itu berhasil merebut kursi yang ditinggalkan oleh Senator Demokrat Gary Peters, yang memutuskan pensiun. (REUTERS/Brian Snyder)

3/7 Calon senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Abdul El-Sayed saat menghadiri perayaan kemenangannya dalam pemilihan paruh waktu AS di Detroit, Michigan, AS, Rabu (4/11/2026). (REUTERS/Brian Snyder)

El-Sayed lahir di Rochester Hills, Michigan, dari pasangan imigran Mesir. Sebelum terjun ke dunia politik, ia meniti karier di bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat.
Ia lulus dari University of Michigan pada 2007, memperoleh gelar doktor di bidang kesehatan masyarakat dari University of Oxford sebagai penerima beasiswa Rhodes pada 2011, dan meraih gelar kedokteran dari Columbia University pada 2014. Pada 2015, ia diangkat menjadi direktur kesehatan untuk Detroit, kota terbesar di Michigan. Dalam posisi tersebut, ia mengawasi upaya membangun kembali layanan kesehatan masyarakat kota itu setelah mengalami krisis keuangan.(REUTERS/Brian Snyder)

4/7 Calon senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Abdul El-Sayed saat menghadiri perayaan kemenangannya dalam pemilihan paruh waktu AS di Detroit, Michigan, AS, Rabu (4/11/2026). (REUTERS/Brian Snyder)

Ia menjabat hingga 2017 sebelum mencalonkan diri sebagai gubernur Michigan pada 2018. Namun, upayanya tidak berhasil setelah ia kalah dari Gretchen Whitmer dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat. El-Sayed kemudian menjabat sebagai direktur Departemen Kesehatan, Layanan Kemanusiaan, dan Veteran Wayne County pada 2023 hingga 2025. Wilayah tersebut mencakup Detroit. (REUTERS/Brian Snyder)

5/7 Calon senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Abdul El-Sayed saat menghadiri perayaan kemenangannya dalam pemilihan paruh waktu AS di Detroit, Michigan, AS, Rabu (4/11/2026). (REUTERS/Brian Snyder)

El-Sayed kembali ke politik elektoral pada 2026. Pada Agustus, ia mengalahkan anggota DPR AS Haley Stevens dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat untuk kursi Senat di Michigan. Kampanyenya mendapat dukungan dari sejumlah tokoh progresif terkemuka, termasuk Senator Bernie Sanders, anggota DPR Alexandria Ocasio-Cortez, dan anggota DPR dari Michigan, Rashida Tlaib. Dalam kampanyenya, El-Sayed mengusung perluasan akses layanan kesehatan melalui program Medicare for All, penurunan biaya perumahan, pengurangan pengaruh donor kaya dalam politik, serta penguatan peluang ekonomi bagi keluarga pekerja.(REUTERS/Brian Snyder)

6/7 Calon senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Abdul El-Sayed saat menghadiri perayaan kemenangannya dalam pemilihan paruh waktu AS di Detroit, Michigan, AS, Rabu (4/11/2026). (REUTERS/Brian Snyder)

Dalam kebijakan luar negeri, El-Sayed tampil sebagai kritikus vokal terhadap dukungan militer AS kepada Israel. Ia menyebut operasi militer Israel di Gaza sebagai genosida dan menyerukan penghentian bantuan militer Amerika yang diberikan tanpa syarat kepada Israel. Sikapnya terhadap Israel menjadi salah satu sumber kontroversi utama selama kampanye.(REUTERS/Brian Snyder)

7/7 Calon senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Abdul El-Sayed saat menghadiri perayaan kemenangannya dalam pemilihan paruh waktu AS di Detroit, Michigan, AS, Rabu (4/11/2026). (REUTERS/Brian Snyder)
Identitas Muslim El-Sayed juga menjadi isu penting dalam pemilihan Senat. Presiden Donald Trump dan sejumlah tokoh Partai Republik berulang kali mengkritiknya terkait agama dan posisi politiknya. El-Sayed menolak serangan tersebut. Ia berpendapat bahwa presiden menggunakan nama dan agamanya untuk mengalihkan perhatian dari kenaikan biaya hidup dan tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat Amerika. (Facebook/DrAbdulElSayed)