Resmi! Harga Biodiesel & Bioetanol RI, Berlaku November 2026
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis biodiesel dan bioetanol pada November 2026.
Untuk biodiesel ditetapkan Rp 14.312 per liter turun dari periode Oktober 2026 yang sebesar Rp 15.072 per liter.
Mengutip Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), dalam rangka implementasi Program Mandatori Biodiesel sesuai ketentuan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Dana Perkebunan, ditetapkan bahwa besaran konversi Crude Palm Oil (CPO) menjadi Biodiesel sebesar 85 US$/MT.
"Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) untuk Biodiesel dan Bioetanol bulan November 2026 telah resmi ditetapkan," tulis akun Instagram resmi @djebtke, dikutip Rabu (4/11/2026).
Adapun besaran HIP BBN jenis Biodiesel dimaksud dihitung berdasarkan ketentuan Diktum KESATU Keputusan Menteri ESDM Nomor 3.K/EK.05/DJE/2024 tentang Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel yang Dicampurkan ke Dalam Bahan Bakar Minyak Jenis Minyak Solar dan besaran Ongkos Angkut berdasarkan ketentuan Lampiran I Keputusan Menteri ESDM Nomor 290.K/EK.05/MEM.E/2025.
Detail perhitungan besaran harga HIP BBN Bioetanol menggunakan formula yang telah ditetapkan berdasarkan: Harga Indeks Pasar = (Rata-rata CPO KPB + 85 USD/ton) x 870 Kg/m3+ Ongkos Angkut.
Bioetanol
Untuk harga bioetanol bulan November 2026 ditetapkan sebesar Rp 11.955 per liter. Harga tersebut terpantau meningkat dibandingkan dengan bulan lalu sebesar Rp 11.604 per liter. Adapun, besaran HIP BBN Bioetanol November 2026 efektif berlaku mulai 1 November 2026.
Penetapan harga menggunakan formula HIP = (Rata-rata tetes tebu KPB periode 3 bulan x 4,125 kg/liter) + 0,25 US$/liter.
Adapun rata-rata harga tetes tebu KPB periode 15 Juli 2026 sampai 14 Oktober 2026 tercatat sebesar Rp 1.816 per kilogram. Sedangkan nilai kurs menggunakan referensi rata-rata kurs tengah Bank Indonesia periode 15 September 2026 sampai 14 Oktober 2026 sebesar Rp 17.856.
(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]