Foto Internasional

Raksasa Nuklir Asia Diselimuti Kabut Asap, Jadi Tertinggi Dunia

Reuters, AFP, CNBC Indonesia
Rabu, 04/11/2026 06:40 WIB

Polusi udara menjadi masalah serius di kawasan ini setiap tahun pada periode seperti sekarang, saat udara dingin yang padat memerangkap emisi dari kendaraan.

1/5 Masjid Badshahi dari era Mughal di tengah kabut asap dan polusi udara di Lahore, Pakistan, Selasa (3/11/2026). (REUTERS/Stringer)

Masjid Badshahi dari era Mughal di tengah kabut asap dan polusi udara di Lahore, Pakistan, Selasa (3/11/2026). Munculnya kabut asap menjelang musim dingin menjadikan Lahore sebagai kota dengan tingkat polusi tertinggi di dunia, sementara pihak berwenang di Delhi menerapkan pembatasan untuk mengatasi kabut asap beracun yang menyelimuti ibu kota tersebut. (REUTERS/Stringer)

2/5 Masjid Badshahi dari era Mughal di tengah kabut asap dan polusi udara di Lahore, Pakistan, Selasa (3/11/2026). (REUTERS/Stringer)

Polusi udara menjadi masalah serius di kawasan ini setiap tahun pada periode seperti sekarang, saat udara dingin yang padat memerangkap emisi dari kendaraan, lokasi konstruksi, dan pembakaran sisa tanaman. Kondisi ini mendorong tingkat polusi ke posisi tertinggi di dunia dan membuat penduduk terpapar risiko gangguan pernapasan yang serius. (AFP/ARIF ALI)

3/5 Masjid Badshahi dari era Mughal di tengah kabut asap dan polusi udara di Lahore, Pakistan, Selasa (3/11/2026). (REUTERS/Stringer)

Melansir dari Reuters, penggunaan kembang api selama perayaan festival Diwali umat Hindu, yang tahun ini jatuh pada tanggal 8 November, turut memperburuk polusi di India. (AFP/ARIF ALI)

4/5 Masjid Badshahi dari era Mughal di tengah kabut asap dan polusi udara di Lahore, Pakistan, Selasa (3/11/2026). (REUTERS/Stringer)

Menurut IQAir, sebuah kelompok asal Swiss yang mengukur tingkat kualitas udara berdasarkan konsentrasi zat beracun, indeks kualitas udara (AQI) di Lahore mencapai 447 pada Selasa pagi. Sebagai perbandingan, angka AQI hingga 50 dianggap baik dengan risiko kesehatan yang minim atau bahkan tidak ada sama sekali. (AFP/ARIF ALI)

5/5 Masjid Badshahi dari era Mughal di tengah kabut asap dan polusi udara di Lahore, Pakistan, Selasa (3/11/2026). (REUTERS/Stringer)

Konsentrasi PM2.5 di Lahore tercatat 60 kali lebih tinggi daripada pedoman paparan tahunan PM2.5 yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). PM2.5 merujuk pada partikel berukuran 2,5 mikron atau kurang yang dapat masuk ke dalam paru-paru, sehingga berisiko menyebabkan penyakit mematikan dan masalah jantung. (AFP/ARIF ALI)