Mentan Amran Mau Bawa Robot dan AI China Untuk Majukan Pertanian RI
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mendorong pemanfaatan teknologi modern asal China untuk mempercepat modernisasi sektor pertanian Indonesia. Teknologi yang dibidik mulai dari mekanisasi, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), drone tanpa awak, hingga robot pertanian.
Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral Amran dengan Menteri Pertanian China Zhang Zhu di Beijing, Senin (2/11/2026).
Amran menilai transfer teknologi menjadi salah satu agenda penting dalam kerja sama kedua negara. Pemanfaatan teknologi modern diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian nasional.
"Kita ingin kerjasama hulu sampai hilir mulai dari benih, teknologi, alat dan mesin pertanian, hingga membangun klaster di Indonesia," kata Amran dalam keterangannya, dikutip Rabu (3/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Amran secara khusus mendorong penguatan kerja sama di bidang mekanisasi dan kecerdasan buatan untuk mendukung pengembangan pertanian Indonesia.
Menanggapi usulan itu, Zhang menyatakan kesiapan China untuk memperkuat diskusi teknis dan kolaborasi penelitian, termasuk dalam pemanfaatan teknologi drone tanpa awak, robot pertanian, dan AI.
"Kami sangat mendukung pengembangan produksi di Indonesia. Kami siap memperdalam pembahasan, terutama terkait teknologi produksi, penanaman, dan aspek teknis lainnya yang dapat dikerjasamakan oleh kedua negara," ujar Zhang.
Selain itu, China juga siap mengorganisasikan delegasi perusahaan untuk menjajaki peluang investasi di Indonesia.
Kedua negara sepakat memperkuat komunikasi dan pembahasan teknis guna menindaklanjuti peluang kerja sama tersebut, terutama dalam pengembangan teknologi pertanian modern.
(hoi/hoi)