FOTO

Penampakan Bangkai Paus Bungkuk 900 Kg, Terdampar di Pesisir Banten

Reuters, CNBC Indonesia
Selasa, 03/11/2026 14:55 WIB

Paus tersebut diperkirakan memiliki panjang mencapai 22 meter dengan berat sekitar 900 kilogram.

1/6 Kondisi bangkai paus bungkuk yang terdampar di sebuah pantai di Cikeusik, Pandeglang, Provinsi Banten, Selasa (3/11/2026). (REUTERS/Danis Arbi)

Muhammad Kawari, seorang warga setempat, berjalan membawa tongkat sembari mengamati bangkai paus bungkuk yang terdampar di sebuah pantai di Cikeusik, Pandeglang, Provinsi Banten, Selasa (3/11/2026).  (REUTERS/Danis Arbi)

2/6 Kondisi bangkai paus bungkuk yang terdampar di sebuah pantai di Cikeusik, Pandeglang, Provinsi Banten, Selasa (3/11/2026). (REUTERS/Danis Arbi)

Paus tersebut diperkirakan memiliki panjang mencapai 22 meter dengan berat sekitar 900 kilogram. (REUTERS/Danis Arbi)

3/6 Kondisi bangkai paus bungkuk yang terdampar di sebuah pantai di Cikeusik, Pandeglang, Provinsi Banten, Selasa (3/11/2026). (REUTERS/Danis Arbi)

Bangkai mamalia laut tersebut pertama kali ditemukan warga pada Senin (2/11) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat ditemukan, paus sudah dalam kondisi mati dan terdampar di kawasan pesisir pantai. (REUTERS/Danis Arbi)

4/6 Kondisi bangkai paus bungkuk yang terdampar di sebuah pantai di Cikeusik, Pandeglang, Provinsi Banten, Selasa (3/11/2026). (REUTERS/Danis Arbi)

Ukurannya yang tidak biasa menarik perhatian warga yang berdatangan ke lokasi penemuan. (REUTERS/Danis Arbi)

5/6 Kondisi bangkai paus bungkuk yang terdampar di sebuah pantai di Cikeusik, Pandeglang, Provinsi Banten, Selasa (3/11/2026). (REUTERS/Danis Arbi)

Berdasarkan informasi dari pihak Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (PSPL) Serang, paus yang ditemukan merupakan salah satu jenis astwa laut yang dilindungi. (REUTERS/Danis Arbi)

6/6 Kondisi bangkai paus bungkuk yang terdampar di sebuah pantai di Cikeusik, Pandeglang, Provinsi Banten, Selasa (3/11/2026). (REUTERS/Danis Arbi)

Penemuan paus mati terdampar di Pandeglang ini menjadi perhatian karena paus merupakan mamalia laut yang memiliki peran penting dalam ekosistem. Penanganan bangkai dan pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui kondisi serta kemungkinan penyebab kematian hewan tersebut. (REUTERS/Danis Arbi)