Data BPS: RI Ekspor CPO ke Israel US$14,6 Juta hingga September
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) membuktikan bahwa Indonesia menjadi pengekspor minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO) ke Israel.
Menurut data BPS, ekspor minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO) RI ke Israel mencapai US$ 14,6 juta pada Januari-September 2026. Sementara itu, pada 2025, nilainya mencapai US$ 21,60 juta. Sebagai catatan, ekspor CPO dari Indonesia ini menjadi sorotan masyarakat, karena adanya sentimen anti-Israel.
Namun, perlu diketahui, Indonesia telah lama mengimpor CPO ke Israel. Adapun, CPO merupakan komoditas yang mendominasi ekspor RI ke Israel. BPS pun berulang kali mengungkapkan meski tidak ada hubungan diplomatik resmi antara Indonesia dan Israel, aktivitas perdagangan bilateral berupa ekspor dan impor tetap berlangsung.
Sebagai catatan, tidak hanya ekspor, Indonesia juga mengimpor barang dari Israel. Total nilai impor Indonesia terhadap sejumlah barang yang berasal dari Israel pada 2024 tercatat US$ 54,2 Juta.
Sebelumnya, ramai di media sosial Threads, akun @nusantaraindonesia2327 membeberkan bahwa Wilmar dan Sinarmas diduga kuat sebagai pemasok ribuan ton CPO ke Israel. Adapun, jalur yang digunakan, diduga melalui Singapura.
"Jalur rahasia ekspor sawit ke Israel akhirnya terbongkar lewat Singapura! Dua raksasa swasta RI diduga kuat main belakang demi pundi-pundi rupiah di tengah genosida Gaza. Retorika diplomatik kita anti-Israel, tapi kenapa komoditas kita justru mengalir deras ke sana," tulis nusantaraindonesia2327.
Sayangnya, hingga saat ini, kedua perusahaan belum memberikan komentar mengenai tudingan ini.
(haa/haa)