Pengusaha Ini Bangun Rumah Sayur, Petani Tak Lagi Bingung
Jakarta, CNBC Indonesia - Pengusaha di bidang pertanian meluncurkan gerai hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan konsumen sekaligus menyerap hasil panen dari para petani lokal.
Direktur Utama Rumah Tani Bahtiar mengatakan saat ini pihaknya sedang mengembangkan gerai Rumah Sayur, tempat di mana hasil panen dari petani langsung dapat dijual di sebuah ritel modern dan untuk mendukung kebutuhan masyarakat lokal.
"Saat ini kami sedang melakukan pengembangan jaringan ritel Rumah Sayur. Kami targetkan sampai dengan 2028, itu ada 100 titik yang berada di daerah-daerah yang memang memiliki demand yang cukup kuat," kata Bahtiar dalam World Food Day CNBC Indonesia, Jumat (30/10/2026).
Adapun Rumah Sayur hadir agar produk hasil panen para petani bisa dikonsumsi oleh masyarakat sekitar.
"Jadi sebetulnya ritel Rumah Sayur ini dapat menghubungkan produksi langsung dengan konsumen, sehingga para petani tak lagi kebingungan untuk menjual hasil panennya," terang Bahtiar.
Untuk saat ini, gerai Rumah Sayur masih hanya ada di Kuningan Jawa Barat. Namun pihaknya tengah mengembangkan cabang lainnya yakni di Majalengka Jawa Barat dan Cilacap Jawa Tengah.
"Saat ini Rumah Sayur baru ada di Kuningan, Jawa Barat. Sekarang kami sedang pembangunan di Majalengka dan juga di Cilacap, sehingga rumah sayur ini menjadi model toko sayur modern tetapi memiliki harga yang cukup kompetitif," ujarnya.
Konsep Rumah Sayur ini, menurutnya telah menciptakan ekosistem yang saling berkaitan, mulai dari petani, logistik, dan konsumen.
"Di sana terlibat petani, di situ juga ada standar kualitas, di sana juga ada packing host, logistik, inventory, dan juga demand forecasting," ungkapnya.