MARKET DATA

Hashim Wanti-Wanti Jangan Sampai Bansos Nyasar ke Pejabat

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
30 October 2026 14:35
Ketua Satgas Perumahan (Hunian), Hashim Djojohadikusumo menyampaikan sambutan saat groundbreaking hunian terjangkau di kawasan dekat Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat (21/8/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: FAISAL RAHMAN

Jakarta, CNBC Indonesia - Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Sujono Djojohadikusumo menekankan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) yang tepat sasaran ke orang yang berhak menerimanya.

Dirinya juga menegaskan jangan sampai pihak-pihak tidak berkepentingan atau tidak layak malah mendapatkan BLT dari pemerintah.

"Jangan sampai bansos sampai ke tangan seorang Dirjen atau Kepala Bareskrim atau Pak Hashim atau pak Anin atau anggota kita semua yang tidak perlu bansos ini," katanya saat Rapimnas KADIN di Hotel Borobudur, Jakarta pada Kamis (29/10/2026),

Karena itu, pemerintah kemudian menyusun rencana untuk memberikan rekening gratis kepada warga Indonesia yang berumur 17 tahun.

"Sudah diputuskan bahwa setiap warga di umur 17 tahun akan diberikan rekening bank gratis," tuturnya.

Pemerintah sendiri tengah menyempurnakan kebijakan pembukaan rekening gratis massal termasuk anggaran Rp1,28 triliun dan setoran awal sebesar Rp50.000 untuk setiap rekening untuk 25 juta penduduk.

Program tersebut menyasar warga berusia di atas 17 tahun yang masuk kelompok desil 1 atau 10% kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah. Data penerima sendiri akan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Pelaksanaan program akan melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. atau BSI.

Program satu orang satu rekening tidak berhenti pada pembukaan rekening semata, pemerintah juga akan mendorong agar keberadaan rekening tersebut dapat meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan kepada masyarakat.

(ras/mij) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Airlangga Bilang Rekening Gratis untuk 25 Juta Warga RI Bakal Disaring


Most Popular
Features