MARKET DATA

Ternyata Varietas Padi di RI Masih Peninggalan Era Soeharto

Martyasari Rizky,  CNBC Indonesia
30 October 2026 13:10
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkfli Hasan meyampaikan pemaparannya dalam acara World Food Day Inovasi untuk Kedaulatan Pangan Indonesia di Jakarta, Jumat (30/10/2026). (Tangkapan layar CNBC TV)
Foto: Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkfli Hasan meyampaikan pemaparannya dalam acara World Food Day ”Inovasi untuk Kedaulatan Pangan Indonesia” di Jakarta, Jumat (30/10/2026). (Tangkapan layar CNBC TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan varietas padi yang digunakan Indonesia saat ini masih merupakan varietas lama peninggalan era Presiden kedua RI, Soeharto.

Pemerintah pun menilai perlu ada penelitian dan pengembangan varietas baru untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

Zulhas mengatakan, pembaruan varietas padi menjadi salah satu pekerjaan mendasar yang harus dilakukan pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia.

"Varietas padi yang sekarang itu peninggalan Pak Harto. Kita belum ada penelitian yang baru. Oleh karena itu perlu kerja sama dengan BRIN," ujar Zulhas dalam World Food Day CNBC Indonesia, Jumat (30/10/2026).

Dia menyebut pemerintah akan bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengembangkan varietas padi baru, termasuk yang sesuai dengan karakteristik lahan khusus.

"BRIN sudah dipimpin oleh Prof Arif yang sekarang yang tepat orangnya. Nah kita kerja sama untuk mengembangkan varietas-varietas baru. Termasuk di daerah-daerah khusus seperti lahan air payau dan lain-lain, ya," katanya.

Menurut Zulhas, pengembangan varietas baru merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian, sekaligus mendorong Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

Zulhas Bongkar Cara Atasi Masalah Irigasi, Pupuk hingga Bikin Petani SejahteraZulhas Bongkar Cara Atasi Masalah Irigasi, Pupuk hingga Bikin Petani Sejahtera Foto: CNBC Indonesia TV

(dce) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Ini Jurus Zulhas Selamatkan Pangan RI Saat 4 Juta Ha Luas Tanam Hilang


Most Popular
Features