Video: Strategi Kemenperin Dorong Pertumbuhan Manufaktur di Atas 6%
Jakarta, CNBC Indonesia- CNBC Indonesia menyelenggarakan CNBC Indonesia Awards 2026: Best Consumer sebagai bentuk apresiasi kepada sektor usaha dan industri bidang konsumer yang berhasil mencatatkan kinerja positif sekaligus berkontribusi dalam mendorong kemajuan ekonomi Indonesia
Staf Ahli Menteri Bidang Percepatan Transformasi Industri 4.0 Kemenperin, Andi Rizaldi menyampaikan strategi pemerintah RI dalam mendorong industri manufaktur termasuk sektor konsumer sebagai pendorong ekonomi nasional dengan memanfaatkan besarnya potensi pasar domestik dan peluang pasar ekspor.
Pada tahun 2025, industri manufaktur mampu berkontribusi terhadap ekonomi nasional terbesar yakni sebesar 19% sehingga sangat strategis untuk menopang PDB dimana sekitar 80% produksi dalam negeri diserap oleh pasar domestik. Oleh karena itu Kemenperin dalam mendorong kinerja industri dalam negeri terus memastikan ketersediaan bahan baku yang masih banyak impor sekaligus memastikan produknya memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).
Kemenperin terus menjaga pertumbuhan manufaktur hingga di atas target pertumbuhan ekonomi nasional hingga di atas 6%, hal ini dilakukan melalui penguatan sinergi K/L dalam mendorong daya Tarik investasi melalui penguatan regulasi, izin hingga diskon pajak serta memperluas pasar ekspor melalui pameran INNOPROM
Selain itu Kemenperin juga mempercepat hilirisasi yang dapat memajukan industry nasional sekaligus memangkas impor bahan baku dan bahan penolong, salah satunya pemanfaatan bahan baku berbahan limbah hingga rumput laut sehingga produk local semakin berdaya saing.
Seperti apa upaya mendorong industri dalam negeri semakin naik kelas? Selengkapnya simak dialog Mercy Widjaja dengan Staf Ahli Menteri Bidang Percepatan Transformasi Industri 4.0 Kemenperin, Andi Rizaldi dalam CNBC Indonesia Awards 2026: Best Consumer, CNBC Indonesia (Kamis, 29/10/2026)