Investasi Melonjak, Apindo Puji Transformasi Jakarta
Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta Widjaja Kamdani mengapresiasi pencapaian transformasi wilayah DKI Jakarta. Menurut dia Jakarta mengalami perkembangan yang sangat masif.
"Kita melihat wah perkembangannya luar biasa. Komitmen pemerintah daerah luar biasa," ungkap dia dalam KEARNEY 100 YEARS OF IMPACT dengan tema, "Jakarta Towards 500: Shaping the Next Global City Together", Rabu (28/10/2026).
Shinta juga membeberkan bahwa Jakarta mencatat peningkatan pertumbuhan investasi sepanjang2023-2025 meningkat sebesar 62,5%. Peningkatan ini lebih cepat 1,7 kali dibandingkan rata-rata nasional.
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga juga tumbuh stabil menjadi 5,25% sedangkan pembentukan modal tumbuh sebesar 5,47%. Menurut dia pertumbuhan ini ditopang oleh sektor transportasi.
"Tapi ini jadi added value karena dari pekerja memberikan kemudahan yang besar. Ini terus menerus akan bisa bantu. Kalau kita lihat investasi lebih deeper bagaimana bikin multiplier lebih tinggi," ungkap dia.
Shinta menambahkan, sektor Artificial intelligence (AI) dan data center menjadi peluang investasi besar bagi Jakarta. Tak hanya itu, peluang juga datang dari green business dan sustainability.
"Mungkin belum menjadi perhatian banyak industri ekonomi kreatif. Itu kesempatan luar biasa. belum jadi driver. Jadi saya lihat sinergitas bisa dibangun," terang dia.
Lebih lanjut, untuk mempertahankan pertumbuhan Jakarta ia mengimbau agar tata kelola bisa terus diperkuat. Penguatan tata kelola lanjutnya akan tercermin dari kemudahan berusaha.
"Saya rasa itu penting. Pada akhirnya tidak bisa dilakukan sendiri. Inklusivitas belum masukkan. Unsur UMKM bisa dihidupkan. Ini faktor perlu diingat juga. Perlu didorong," pungkas dia.