Pria Keturunan Padang Jadi Wali Kota di Kanada, Tumbangkan Petahana
Jakarta, CNBC Indonesia - Alvin Tedjo, pria keturunan Indonesia, berhasil menciptakan kejutan dengan memenangkan pemilihan Wali Kota Mississauga pada Senin (26/10/2026). Mantan anggota dewan periode pertama dan staf politik provinsi ini sukses meraih kemenangan setelah mengalahkan dua raksasa politik Mississauga, yakni mantan wali kota Bonnie Crombie dan petahana Carolyn Parrish.
Mengutip Toronto Times, Rabu (28/10/2026), orang tua Tedjo, yang berasal dari Padang, menetap di Mississauga saat ia baru berusia empat tahun. Ia tumbuh besar di pusat kota, tepatnya di sebuah rumah dengan pemandangan yang langsung menghadap ke Balai Kota yang kini akan dipimpinnya.
"Saya melihat banyak tantangan dan kesulitan yang datang dari pengalaman imigran itu," ungkapnya dalam sebuah siniar pada tahun 2025 lalu.
"Jika Anda melihat sesuatu yang salah, lakukan sesuatu untuk mengatasinya."
Sejak bangku SMA, Tedjo sudah aktif sebagai presiden dewan siswa dan bertugas di komite penasihat pemuda wali kota. Saat memenangkan penghargaan Young Citizen of the Year pada pertengahan 1990-an, ia bertemu dengan Wali Kota kala itu, Hazel McCallion.
"Masuklah ke dunia politik, anak muda," tutur Tedjo menirukan pesan McCallion kepadanya.
Sebelum meraih kursi wali kota, Tedjo pernah mencalonkan diri untuk badan legislatif provinsi di Oakville North, Burlington, pada 2018 dan berakhir di posisi ketiga. Setahun kemudian, ia bertarung dalam pemilihan pemimpin Partai Liberal Ontario dengan raihan 2,7% suara. Saat itu, ia berkampanye demi anak-anaknya dan semua orang di provinsi yang khawatir akan masa depan.
Saat diwawancarai oleh The Star kala itu, ia menjelaskan alasannya maju.
"Kita menghadapi jumlah perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hal iklim kita, dalam hal ekonomi kita, dan dalam hal sistem pendidikan kita," paparnya.
Ia juga mengkritik pemerintah yang dinilainya abai.
"Dan ada konsekuensi nyata yang bisa kita lihat setiap minggu bahwa pemerintah ini sama sekali tidak siap."
Tedjo juga sempat mencalonkan diri sebagai wali kota Mississauga pada tahun 2024, namun finis di urutan kedua tepat di belakang Parrish.
Di luar ranah elektoral, Tedjo memiliki rekam jejak profesional sebagai penasihat dan staf politik di Kementerian Perguruan Tinggi dan Universitas Ontario. Ia menghabiskan empat tahun di bidang hubungan pemerintah di Sheridan College serta memimpin strategi dan komunikasi di Toronto Metropolitan University.
Ia kemudian menjadi anggota dewan Mississauga pada tahun 2022. Kinerja Tedjo sebagai anggota dewan sebenarnya diakui sangat baik oleh Parrish maupun Crombie, namun kedua pesaingnya itu sempat menyebut bahwa Tedjo belum memiliki pengalaman yang dibutuhkan untuk memimpin sebuah kota.
Â
(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]