Amran Bongkar Ada Negara Minta Beras dari RI 500 Ribu Ton, Siapa?

Martyasari Rizky, CNBC Indonesia
Selasa, 27/10/2026 15:31 WIB
Foto: Inspeksi Mendadak Menteri Pertanian dan Direktur Utama Perum Bulog dalam rangka pengecekan stok beras di JDP karawang 1 Logistic Park, Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026). (CNBC Indonesia/Martya Rizky)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia berpeluang kembali mengekspor beras setelah menerima permintaan tambahan sebanyak 500 ribu ton. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman mengatakan, permintaan tersebut telah disampaikan melalui komunikasi telepon, tetapi surat resminya belum diterima pemerintah.

"Ada, sudah menelepon saya tapi suratnya belum tiba, Mereka ada minta lagi 500 ribu ton. Tapi ya itu (negaranya masih) rahasia dong. Nanti saat aku terima suratnya baru diberitahu," kata Amran dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Amran masih enggan mengungkapkan pihak yang mengajukan permintaan maupun negara tujuan ekspor tersebut. Ia mengatakan, pemerintah akan memberikan informasi lebih lanjut setelah surat resmi diterima.


Saat ditanya mengenai rencana ekspor berikutnya, Amran kembali menegaskan bahwa keputusan tersebut menunggu surat permintaan masuk.

"Nanti kalau tiba suratnya aku ekspor kembali, berasnya banyak, itu dong," ujarnya.

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya peluang tambahan ekspor beras Indonesia. Namun, kini pemerintah masih menunggu dokumen resmi permintaan ekspor beras.


(wur)
Saksikan video di bawah ini:

Pemerintah Atur Pengelolaan Sarpras Hingga Tenaga Penyuluhan Pertanian