Internasional

Terungkap Penyebab Kebakaran di Pangkalan Militer Tewaskan 4 Tentara

luc, CNBC Indonesia
Jumat, 23/10/2026 13:40 WIB
Foto: via REUTERS/POOL

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebakaran padang rumput yang menewaskan sedikitnya empat tentara di pangkalan militer Kanada bagian barat pada Sabtu lalu dipicu oleh latihan militer menggunakan granat aktif. Hal itu disampaikan seorang pejabat senior pertahanan Kanada pada Kamis (22/10/2026) waktu setempat.

Api dengan cepat menyebar setelah diterpa angin kencang hingga meluas ke berbagai area pangkalan Angkatan Darat di Wainwright. Kobaran api membuat puluhan personel militer kewalahan. Insiden ini menjadi salah satu tragedi terbesar yang menimpa militer Kanada pada masa damai.

"Api bermula di lapangan tembak peluncur granat otomatis ... [api] muncul akibat latihan militer rutin yang sedang berlangsung di lapangan tersebut saat itu," kata Brigadir Jenderal Vanessa Hanrahan, sebagaimana dilansir Reuters.


Pihak berwenang menyebutkan sebanyak 27 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Para korban merupakan tentara aktif dan anggota pasukan cadangan yang tengah mempersiapkan penugasan ke Latvia. Negara Eropa tersebut menjadi lokasi operasi militer internasional terbesar Kanada.

Kebakaran itu terjadi ketika para personel menjalani persiapan untuk misi tersebut. Namun, latihan rutin yang menggunakan granat aktif justru berujung pada kebakaran besar yang menimbulkan korban jiwa dan puluhan orang terluka.

Sebelumnya, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyebut insiden itu sebagai salah satu tragedi terburuk pada masa damai yang dialami angkatan bersenjata Kanada di dalam negeri. Ia juga memerintahkan agar bendera di gedung-gedung federal dikibarkan setengah tiang untuk menghormati para korban.

"Bangsa ini sedang berduka atas kehilangan anggota-anggota pemberani dari Angkatan Bersenjata kita," kata Carney.

Mayor Jenderal Wade Rutland mengatakan api menyebar dengan sangat cepat ketika para personel sedang menjalani latihan militer. Kebakaran lahan yang terjadi di area pelatihan militer itu diperparah oleh angin kencang dengan kecepatan hingga 96 kilometer per jam.

"Saya belum pernah melihat kejadian seperti ini sebelumnya," ujar Rutland, komandan Divisi ke-1 Kanada yang bermarkas di Edmonton.

Para pejabat menyebut kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat pada Sabtu. Dari 39 orang yang terluka, sebanyak 19 orang dilaporkan berada dalam kondisi kritis. Rutland menggambarkan peristiwa tersebut sebagai kejadian yang "tidak biasa dan berlangsung sangat cepat".

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pangkalan Militer Kanada Kebakaran, 7 Orang Jadi Korban