Prabowo Sebut ada 5 IUP Tambang Punya Cadangan Rp5.400 Triliun
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan, bahwa ia baru mendapatkan laporan bahwa terdapat 5 Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang memiliki cadangan terbukti. Tak tanggung-tanggung nilainya bisa mencapai US$ 300 miliar atau sekitar Rp5.400 triliun.
"Dari sekian ratus IUP, 5 IUP memilik cadangan proven, yang sudah di dasarkan atas studi cadangan JORC (Joint Ore Reserves Committee) nilainya adalah Rp 5.400 Triliun, US$ 300 miliar 5 konsesi. jangan tepuk tangan terlalu cepat, karena kekayaan itu masih di bawah tanah," ungkap Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Convention Centre, Kamis (22/10/2026).
Prabowo memastikan, bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya. Sekarang, hanya tinggal pemerintah baik pusat maupun daerah harus bertanggung jawab atas sumber daya alam dan masyarakatnya.
"Kalau kita bicara pemerintah kita harus bicara tanggung jawab kita kepada rakyat, pemerintah bekerja untuk rakyat, karena itu kita tidak boleh terlalu mudah membagi-bagi konsesi," tegas dia.
Ia pun meminta kepada pemerintahannya untuk teliti dalam memberikan konsesi pertambangan. Konsesi harus diberikan kepada mereka yang benar-benar memiliki kemampuan untuk menjalankan.
"Masalahnya banyak konsesi kita berikan puluhan tahun tidak dikerjakan. Ini yang sedang kita tertibkan, mungkin dulu para pengusaha tertentu spekulasi minta saja, konsesi dia bukan ahli tambang, dia nggak ngerti operasi tambang, tapi dia minta aja begitu, dikasih, dipakai, entah untuk spekulasi, untuk dimasukan di bursa-bursa, di mana ujungnya ya kita rugi sebagai bangsa puluhan tahun tidak dikerjakan," tegas Prabowo.
(pgr/pgr)