Harga Tembus US$ 154/Ton, Bahlil Relaksasi Terbatas Produksi Batu Bara

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Senin, 19/10/2026 21:15 WIB
Foto: REUTERS/Valentyn Ogirenko

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan akan melakukan relaksasi produksi batu bara. Artinya produksi batu bara akan dilakukan dengan melebihi dari target yang ditetapkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 yang sekitar 600 juta ton.

Bahlil menjelaskan relaksasi produksi batu bara ini diputuskan karena peningkatan harga harga batu bara yang naik mencapai US$154 dolar per ton, khususnya untuk tipe kalori 6.330 kcal/kg GAR.

"Dan sekarang ini mencapai US$154 per ton untuk kalori 633, dan harapan kita memang harganya bagus, produksinya kita naikkan, dan sekarang kita tetap akan melakukan relaksasi terbatas untuk menjaga supply and demand," kata Bahlil, usai rapat terbatas di Istana Negara, Senin (19/10/2026).


Bahlil menjelaskan pemerintah menginginkan adanya peningkatan devisa negara dari kondisi ini.

FILE PHOTO: A worker walks past coal piles at a coal coking plant in Yuncheng, Shanxi province, China January 31, 2018. Picture taken January 31, 2018. REUTERS/William Hong/File Photo Foto: REUTERS/William Hong

"Tapi kita juga ingin untuk dalam waktu dekat, kita ingin sekali untuk bagaimana devisa kita bisa masuk," kata Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan terkait hilirisasi pada sektor nikel, pemerintah akan meresmikan pabrik ekosistem baterai mobil listrik di Karawang, Jawa Barat, yang dioperasikan PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (PT CATIB) yaitu perusahan patungan antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan konsorsium CBL (CATL - Brunp - Lygend).

"Sebentar lagi kita akan melakukan peresmian pabrik ekosistem baterai mobil di Karawan, yang satu tahun lalu bapak presiden melakukan groundbreakig. Itu adalah kerja sama CATL dan BUMN kita," kata Bahlil.


(emy/wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Capai 16-18 Hari