MARKET DATA

Bahlil Beri Kabar Harga Minyak Mentah Sudah Tembus US$ 105 per Barel

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
19 October 2026 20:26
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat menyampaikan sambutan dalam Peresmian Kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) Cilamaya, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Keme
Foto: Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat menyampaikan sambutan dalam Peresmian Kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) Cilamaya, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). (Tangkapan Layar Youtube/KementerianESDM)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberi kabar bahwa harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) sudah tembus di atas US$100 per barel. Ini disebabkan karena global yang tak menentu, salah satunya memanasnya situasi di Timur Tengah.

"Yang pertama kita tahu bahwa kondisi global sampai dengan sekarang kondisinya semakin tidak menentu. Dan hari ini ICP sudah tembus di angka $100 per barel, di angka $106-$105 per barel," ucap Bahlil di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Namun secara rata-rata, harga minyak mentah Indonesia pada 2026 masih di kisaran US$91-92 per barel.

"Tapi rata-rata sampai dengan dari Januari sampai dengan bulan Oktober sekarang ICP kita di angka US$91-US$92 per barel," ujarnya.

Lanjut dia, pemerintah katanya akan terus memperkuat stok cadangan BBM nasional. Bahlil menargetkan stok cadangan BBM Indonesia bisa di atas 20 hari dari kondisi saat ini hanya 16 hari.

"Nah terkait dengan itu maka untuk di sektor BBM saya dapat pastikan bahwa cadangan nasional kita rata-rata minus pertalilte yang ron 90. Ron 90 sekarang di angka 16-20 hari, kemudian selebihnya untuk bentuk BBM yang lain itu rata-rata di atas 20 hari," ucapnya.

(wur/wur) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Tok! Bahlil Naikkan Stok Cadangan BBM di Bali Jadi 15 Hari


Most Popular
Features