MARKET DATA
Internasional

China Menua dengan Cepat, Beijing Terancam Jadi Kota Penuh Lansia

tps,  CNBC Indonesia
19 October 2026 21:30
warga lansia China
Foto: Reuters

Jakarta, CNBC Indonesia - Ibu kota China, Beijing, diperkirakan akan menjadi wilayah "super tua" pada tahun 2035 mendatang. Sekitar sepertiga dari populasinya diproyeksikan akan berusia 60 tahun ke atas.

Mengutip Reuters, Senin (19/10/2026), para pembuat kebijakan China kini telah menjadikan perencanaan populasi sebagai bagian penting dari strategi ekonomi negara. Menurut estimasi Reuters, pada tahun ini, pemerintah menghadapi potensi total biaya sekitar 180 miliar yuan atau setara US$26,92 miliar (Rp484,56 triliun) demi mendorong angka kelahiran.

Surat kabar resmi Beijing Daily pada Sabtu melaporkan bahwa satu dari setiap tiga penduduk ibu kota China tersebut akan berusia 60 tahun atau lebih pada tahun 2035. Pada akhir tahun lalu, Beijing tercatat memiliki 5,29 juta penduduk tetap yang berusia 60 tahun ke atas, atau mencakup hampir seperempat dari total populasinya.

"Pemerintah kota sedang meningkatkan dukungan untuk penduduk lanjut usia, termasuk menaikkan dana pensiun dasar," ungkapnya.

Populasi China secara nasional juga terus mengalami tekanan. Negara ini menghadapi kenyataan pahit bahwa jumlah penduduknya telah menyusut sejak tahun 2022 dan menua dengan sangat cepat.

"Kondisi ini mempersulit rencana pemerintah untuk meningkatkan konsumsi domestik dan mengendalikan utang," paparnya.

"Ratusan juta orang bersiap untuk meninggalkan dunia kerja pada saat anggaran pensiun sudah sangat terbatas."

Kondisi krisis populasi yang kian memburuk ini memicu kekhawatiran besar di kalangan para pakar demografi dan ekonom.

"Lebih sedikit anak saat ini dapat berarti lebih sedikit rumah tangga dan pertumbuhan konsumsi yang lebih lambat seiring berjalannya waktu," pungkasnya.

 

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Terungkap! Kim Jong Un Diduga Punya Penjara Rahasia di Beijing


Most Popular
Features