Internasional

Perahu Terbalik & Tabrak Kapal Patroli, 12 Tewas di "Jalur Tengkorak"

luc, CNBC Indonesia
Senin, 19/10/2026 21:10 WIB
Ilustrasi. (REUTERS/Hayne Palmour IV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak 12 migran meninggal dunia saat berusaha menyeberangi Laut Aegea menuju Eropa pada Senin (19/10/2026). Enam di antaranya ditemukan tewas setelah kapal yang mereka tumpangi bertabrakan dengan kapal patroli polisi, sementara enam korban lainnya meninggal ketika perahu mereka terbalik.

Seorang pejabat penjaga pantai mengatakan kepada AFP, enam korban dalam insiden di perairan dekat Pulau Lesbos terdiri dari seorang bayi dan empat perempuan. Satu korban lainnya belum dirinci identitasnya.

Sementara itu, enam korban lainnya, yang terdiri dari lima laki-laki dan seorang perempuan, berada di atas perahu kecil yang terbalik di perairan sekitar Pulau Samos.


Penjaga pantai menyebut 14 orang dari perahu tersebut berhasil diselamatkan. Salah satu di antaranya diduga merupakan penyelundup atau pengatur perjalanan para migran asal Iran.

Terkait kecelakaan di dekat Lesbos, pejabat penjaga pantai menjelaskan bahwa "sebuah kapal cepat yang membawa migran bertabrakan dengan sisi kiri kapal patroli polisi". Sebanyak delapan orang berhasil dievakuasi dari insiden tersebut.

Laut Aegea merupakan salah satu jalur yang kerap digunakan para migran untuk menyeberang dari Turki menuju Eropa demi mencari kehidupan yang lebih baik. Namun, perjalanan melalui jalur laut tersebut berulang kali memakan korban jiwa.

Pada September lalu, sebuah kapal yang mengangkut migran tenggelam di dekat Pulau Gavdos, tak jauh dari Kreta. Dalam kejadian itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 25 lainnya masih dinyatakan hilang.

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Trump Dapat "Lampu Hijau" Deportasi Migran ke Negara Ketiga