5 Photos
Penampakan Air Danau Hilang Sisa Tanah Retak-Kerontang, Warga Merana
Situ seluas sekitar delapan hektare yang selama ini menjadi tumpuan kebutuhan air warga dan pertanian itu mengering setelah enam bulan dilanda kemarau.
Seorang petani beraktivitas di Situ Rawa Bedeng, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (19/10/2026). Situ seluas sekitar delapan hektare yang selama ini menjadi tumpuan kebutuhan air warga dan pertanian itu mengering setelah enam bulan dilanda kemarau. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (19/10/2026), dasar Situ Rawa Bedeng tampak mengeras dan retak-retak. Hamparan rumput liar tumbuh di sejumlah bagian cekungan yang sebelumnya berfungsi sebagai tempat penampungan air hujan. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Kondisi tersebut tidak hanya mengubah bentang alam, tetapi juga mengganggu kehidupan masyarakat sekitar. Warga kehilangan sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari mandi, cuci, kakus (MCK) hingga kebutuhan rumah tangga lainnya. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Dampak kekeringan juga dirasakan para petani yang selama ini mengandalkan air situ untuk mengairi persawahan. Tanpa pasokan air yang memadai, mereka terpaksa menghentikan aktivitas menggarap lahan karena tidak memiliki sumber pengairan alternatif yang mencukupi. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Di tengah krisis air tersebut, warga kini mengandalkan distribusi bantuan air bersih dari Pemerintah Kabupaten Bekasi. Sebagian warga lainnya harus mencari sumur alternatif yang berada jauh dari permukiman. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Sebelumnya, pemerintah telah melakukan pengerukan untuk meningkatkan kapasitas tampungan air Situ Rawa Bedeng. Setelah pengerukan, daya tahan air situ disebut meningkat dari sekitar empat bulan menjadi tujuh bulan selama musim kemarau. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Kekeringan masih melanda 373 titik lokasi di 55 desa pada 25 kecamatan. Jumlah warga yang terdampak pun mencapai 38.022 keluarga atau sekitar 112.385 jiwa. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)