Ada Arahan Prabowo, Trenggono Akan Geber Budidaya Ikan dan Akuakultur

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Senin, 19/10/2026 15:55 WIB
Foto: (CNBC Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan pemerintah akan mengubah pendekatan dalam produksi ikan agar memenuhi kebutuhan dalam negeri yang semakin meningkat dan meningkatkan daya saing ekspor ikan Indonesia.

Trenggono mengatakan akan memasifkan pembangunan akuakultur agar tidak lagi melakukan penangkapan massif dan melalui pendekatan budi daya. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar sektor perikanan bisa berkelanjutan.

"Atas arahan Presiden (Prabowo), kita harus membangun kekuatan ini yang lebih berkelanjutan. Jadi salah satunya adalah pembangunan arahnya nanti tidak lagi penangkapan masif, tetapi lebih ke arah bagaimana membangun budidaya atau akuakultur," kata Trenggono dalam Agri Food Forum, Senin (19/10/2026).


Ia menyatakan saat ini sektor perikanan Indonesia sudah cukup kuat namun perlu pembangunan kekuatan ke arah yang lebih berkelanjutan.

Salah satu upaya penguatan terwujud dalam pembangunan budidaya udang berskala besar di Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Budidaya ini ditargetkan dapat selesai dibangun pada akhir 2027 dan diresmikan oleh Presiden Prabowo.

"Ini sangat besar karena target produksinya kira-kira sekitar 52.000 ton. Itu artinya di satu daerah yang sudah 80 tahun tidak pernah dijangkau pembangunan, kecuali titik-titik tertentu untuk para wisata," terang Trenggono.

Pihaknya menjelaskan industri hulu ke hilir dari budidaya udang di Waingapu dapat menghidupkan industri di daerah yang selama 80 tahun tak pernah terjangkau pembangunan. Oleh karena itu, proyek ini mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

"Kita utamakan masyarakat setempat, tidak kurang dari 7.000 orang yang kita butuhkan untuk di industri budidaya ini. Nah itu 3.000 kurang lebih kita rekrut dari lokal," ujar Trenggono.


(chd/wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pemerintah Berantas Penyelundupan BBL