FOTO Internasional

Potret Chaos Demo Antipemerintah Kian Panas, Negara "Terbakar"!

Reuters, CNBC Indonesia
Senin, 19/10/2026 20:40 WIB

Bentrok demonstran dan polisi memasuki hari keenam di Albania, dipicu dugaan korupsi, minimnya lapangan kerja, dan buruknya kualitas pendidikan.

1/5 Seorang pengunjuk rasa yang menyelimuti dirinya dengan bendera nasional Albania tampak mengamati saat massa terlibat bentrokan dengan polisi dalam sebuah aksi protes anti-pemerintah yang digelar oleh para mahasiswa di Tirana, Albania, pada 17 Oktober 2026. (REUTERS/Florion Goga)

Bentrok antara polisi dan demonstran kembali terjadi hingga Minggu malam (18/10/2026) di Tirana, ibu kota Albania. Aksi tersebut memasuki hari keenam sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Perdana Menteri Edi Rama. (REUTERS/Florion Goga)

2/5 Seorang pengunjuk rasa yang menyelimuti dirinya dengan bendera nasional Albania tampak mengamati saat massa terlibat bentrokan dengan polisi dalam sebuah aksi protes anti-pemerintah yang digelar oleh para mahasiswa di Tirana, Albania, pada 17 Oktober 2026. (REUTERS/Florion Goga)

Demonstrasi yang dipimpin mahasiswa itu dipicu kemarahan terhadap dugaan korupsi pemerintah, minimnya lapangan kerja, serta buruknya standar pendidikan. Dalam sepekan terakhir, aksi massa meluas di pusat Tirana hingga sejumlah kota lainnya. (REUTERS/Florion Goga)

3/5 Seorang pengunjuk rasa yang menyelimuti dirinya dengan bendera nasional Albania tampak mengamati saat massa terlibat bentrokan dengan polisi dalam sebuah aksi protes anti-pemerintah yang digelar oleh para mahasiswa di Tirana, Albania, pada 17 Oktober 2026. (REUTERS/Florion Goga)

Para demonstran menuntut pengunduran diri Rama. Mereka membakar gedung pemerintah, Kendaraan, hingga bank, memecahkan kaca pertokoan, serta mencabut batu trotoar untuk dilemparkan ke arah polisi. (REUTERS/Florion Goga)

4/5 Seorang pengunjuk rasa yang menyelimuti dirinya dengan bendera nasional Albania tampak mengamati saat massa terlibat bentrokan dengan polisi dalam sebuah aksi protes anti-pemerintah yang digelar oleh para mahasiswa di Tirana, Albania, pada 17 Oktober 2026. (REUTERS/Florion Goga)

Polisi menyatakan sebanyak 388 orang telah didakwa atas berbagai tindak pidana selama rangkaian demonstrasi berlangsung. (REUTERS/Florion Goga)

5/5 Seorang pengunjuk rasa yang menyelimuti dirinya dengan bendera nasional Albania tampak mengamati saat massa terlibat bentrokan dengan polisi dalam sebuah aksi protes anti-pemerintah yang digelar oleh para mahasiswa di Tirana, Albania, pada 17 Oktober 2026. (REUTERS/Florion Goga)

Bentrok tersebut juga mengakibatkan puluhan petugas kepolisian dan demonstran mengalami luka-luka. Aksi protes terus berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara massa dan aparat keamanan. (REUTERS/Florion Goga)