Gedung Ikonik Arab Ditutup usai Serangan Houthi, Pekerja Diminta WFH
Novina Putri,
CNBC Indonesia
18 October 2026 19:50
Jakarta, CNBC Indonesia - Gedung ikonik di Riyadh, Arab Saudi, Kingdom Centre ditutup menyusul serangan Houthi di bandara setempat minggu lalu. Para pekerja yang berada di sana diminta untuk bekerja dari jarak jauh hingga waktu yang belum ditentukan.Â
"Harap diperhatikan pengaturan kerja jarak jauh wajib untuk semua karyawan kantor di Kingdom Centre, berlaku segera dan sampai pemberitahuan lebih lanjut," isi pemberitahuan manajemen gedung dalam email, dikutip dari France 24, Minggu (18/10/2026).
Meski begitu, mall yang berada di bagian bawah gedung Kingdom Centre tetap dibuka.
Minggu lalu, Houthi menyerang bandara internasional Riyadh. Dalam serangan besar itu sebanyak 13 oranag tewas.
Belum lama ini juga diumumkan dua pilot helikopter meninggal di Najran dekat perbatasan Yaman. Kematian itu disebut karena kerusakan teknis.
"Sebuah helikopter pengintai AH-6i Kementerian Garda Nasional jatuh di wilayah Saudi di Najran karena kerusakan teknis," kata jruu bicara koalisi Turki, Al-Malki.
Namun Houthi sempat mengumumkan menembak jatuh helikopter Apache di wilayah yang sama.
Sementara itu, Presiden Abdel Fattah al-Sisi meminta anggota parlemen untuk mengesahkan dukungan bagi Arab Saudi dari serangan Houthi. (hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]