Pemerintah Mau Genjot Industri Pencetak Tenaga Kerja di 2027

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Rabu, 14/10/2026 20:35 WIB
Foto: Menteri Perindustrian, Sarmuji. (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah mulai mengarahkan fokus pada pengembangan sektor industri untuk target tahun 2027. Penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya saing menjadi dua prioritas utama, terutama di tengah kebutuhan memperluas kesempatan kerja dan memperkuat ketahanan industri nasional di pasar global.

Sektor industri masih menjadi salah satu tumpuan utama dalam menyerap tenaga kerja secara masif. Oleh karena itu, arah pengembangan industri ke depan tidak hanya berfokus pada peningkatan volume produksi, tetapi juga keberlanjutan dalam membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

"Fokus Kemenperin adalah pada sektor industri yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, karena salah satu tantangan utama negara kita saat ini adalah masalah ketenagakerjaan," ujar Sarmuji di ICE BSD, Rabu (14/10/2026).


Selain penyerapan tenaga kerja, penguatan pada sektor-sektor unggulan juga menjadi perhatian prioritas. Industri yang telah memiliki modal daya saing kuat akan terus didorong agar dapat meningkatkan produktivitas dan memperkuat posisinya di pasar internasional.

Pendekatan ini dinilai krusial mengingat setiap sektor memiliki karakteristik serta potensi pertumbuhan yang bervariasi. Pengembangannya perlu memperhitungkan kekuatan domestik yang sudah ada sekaligus peluang pemanfaatan pasar yang lebih luas.

"Tentu kita ingin menumbuhkan sektor-sektor yang memiliki keunggulan kompetitif agar bisa kita dorong menjadi lebih unggul lagi. Jadi, penguatan daya saing merupakan isu sangat penting yang kami tekankan untuk 2027," kata Sarmuji.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pemerintah Bidik Transaksi 17,5 M Dolar AS Dalam TEI