Video: Pengusaha: Insentif Mobil Hybrid Dongkrak Penjualan Otomotif RI
Jakarta, CNBC Indonesia- Ketua I Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongki D. Sugiarto mengungkapkan urgensi insentif bagi mobil hybrid atau Hybrid Electric Vehicle untuk meningkatkan penjualan.
Dimana mobil hybrid merupakan kendaraan yang hemat bahan bakar, lebih rendah polusi, tidak memerlukan charging station, mobil hybrid masih memakai komponen mobil ICE (Internal Combustion Engine) atau BBM sehingga mendukung industri suku cadang dalam negeri.
Pengusaha berharap insentif kendaraan listrik tidak dapat mendorong pertumbuhan industri kendaraan hybrid. Diharapkan pada 2026 ini 800 ribu unit kendaraan bisa terjual sehingga jika ada insentif kendaraan hybrid bisa mendekati 900 ribu unit serta terus naik hingga 1 juta unit di tahun mendatang.
Gaikindo juga mencatat besarnya pasar mobil di Bawah Rp 300 juta per unit yang mencapai 60% dari total penjualan mobil nasional per tahun, oleh karena itu perlu dukungan pemerintah untuk mengerek penjualan segmen mobil ini.
Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dengan Ketua I Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongki D. Sugiarto dalam AutoBizz, CNBC Indonesia (Kamis, 22/10/2026)