Pemerintah Turun Tangan Urus Anak Jalanan, Ini Programnya

Dovana Hasiana, CNBC Indonesia
Rabu, 14/10/2026 16:05 WIB
Foto: (CNBC Indonesia/Dovana Hasiana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy mengatakan pemerintah memiliki program untuk mendaftarkan anak terlantar di jalanan kembali ke sekolah. Program ini tengah digencarkan oleh Kementerian Sosial atau Kemensos. 

Rachmat mengatakan hal tersebut merupakan program dari Kementerian Sosial. Melalui program tersebut, anak-anak yang berkeliaran di jalan langsung dilaporkan dan disekolahkan. Kendati demikian, Rachmat tidak menjelaskan apakah sekolah yang dimaksud merupakan Sekolah Rakyat.


"Itulah bagian dari tanggung jawab kita, sebagai pemerintah sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," ujar Rachmat dalam Dialog Nasional Pemberdayaan, Rabu (14/10/2026).

Pada 2025, Kementerian Sosial sempat menyatakan anak jalanan turut menjadi target utama untuk mengikuti program Sekolah Rakyat yang digulirkan pemerintah.

Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial KemensosIdit Supriadi Priatna Idit Supriadi Priatna mengungkapkan kelompok anak jalanan yang akan mengikuti program ini, berasal dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diintegrasikan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Dalam hal ini, anak jalanan yang berasal dari desil 1 dan desil 2 atau kelompok paling miskin dalam DTSEN menjadi prioritas utama, terutama anak-anak yang tidak lagi tercatat di Dapodik alias putus sekolah.

"Dalam desil 1 itu di dalamnya ada kemiskinan ekstrem, itu yang paling diutamakan. Bahkan, anak-anak yang tidak daftar di Dapodik itu juga menjadi prioritas yang di jalanan-jalanan sendiri itu, yang tidak sekolah," ujar Idit di Bandung, Sabtu (5/7/2025), dikutip dari CNN Indonesia.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Dukung Proyek Prabowo, BUMN Konstruksi Bangun Kampung Nelayan - Tambak