MARKET DATA

Heboh KRL INKA CLI-225 Dipindah dari Bogor Line ke Bekasi, Ada Apa?

Wiji Nur Hayat,  CNBC Indonesia
13 October 2026 13:31
KRL jenis EA-207 CLI-225 atau seri iE305, yang diproduksi INKA. (Dok: INKA)
Foto: KRL jenis EA-207 CLI-225 atau seri iE305, yang diproduksi INKA. (Dok: INKA)

Jakarta, CNBC Indonesia - Anak kereta (Anker) alias pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek dihebohkan dengan pergantian pola operasi KRL iE305/CLI-225 produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA yang biasa melayani lintas Bogor (Red Line) ke Bekasi (Blue Line). Dari informasi yang beredar, ada 6 trainset KRL CLI-225 yang saat ini beroperasi di Lintas Bekasi.

Vice President Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia Karina Amanda mengungkapkan bahwa perdinasan seri KRL dilakukan secara harian berdasarkan pola operasi. Dia menegaskan KCI saat ini tengah mengoptimalisasi kapasitas angkut penumpang terutama di line Bogor dan Bekasi dengan KRL yang memiliki 12 gerbong dalam 1 rangkaiannya (SF12).

"Dapat kami sampaikan bahwa untuk Bogor Line dan Blue Line merupakan 2 relasi yang kami optimalisasi kapasitas angkut dengan stanformasi (SF) 12 dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur prasarana, adapun pendinasan seri KRL dilakukan secara harian berdasarkan pola operasi," ungkap dia kepada CNBC Indonesia, Selasa (14/10/2026).

Mengenai perpindahan operasi KRL INKA CLI-225, Karina mengatakan sesuai kebutuhan operasional perdinasan.

KRL jenis EA-207 CLI-225 atau seri iE305, yang diproduksi INKA. (Dok: INKA)KRL jenis EA-207 CLI-225 atau seri iE305, yang diproduksi INKA. (Dok: INKA) Foto: KRL jenis EA-207 CLI-225 atau seri iE305, yang diproduksi INKA. (Dok: INKA)

"Pola pengoperasian mengikuti kebutuhan operasional pendinasan. Misalnya kebutuhan perawatan rutin atas KRL," tegasnya.

Sebelumnya, sebanyak 7 trainset KRL CLI-225 kembali beroperasi setelah KAI melakukan recall untuk masuk bengkel secara bersamaan dengan tujuan menjalani pengecekan dan perawatan. KRL yang kembali berdinas merupakan rangkaian SF12, atau terdiri dari 12 kereta dalam satu trainset. Kesiapan rangkaian SF12 penting untuk mendukung kapasitas pelayanan pada lintas dengan mobilitas pelanggan yang tinggi.

Bogor Line menjadi salah satu lintas tersibuk dalam jaringan Commuter Line Jabodetabek. Sepanjang Januari-Agustus 2026, lintas ini telah melayani 105.704.913 pelanggan, atau rata-rata sekitar 435 ribu pelanggan per hari.

(wur/wur) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Ini Kabar Terbaru dari 7 KRL INKA CLI-225 yang Lagi Masuk Bengkel


Most Popular
Features