Internasional

Iran Akhirnya Buka Suara soal Serangan Houthi ke Arab Saudi

luc, CNBC Indonesia
Senin, 12/10/2026 17:00 WIB
Foto: Rekaman pengawas memperlihatkan kepulan asap dan api serta reaksi orang-orang saat terjadi serangan di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada 10 Oktober 2026, dalam cuplikan dari video yang dirilis untuk umum ini. (via REUTERS/Saudi Ministry of Media)

Jakarta, CNBC Indonesia - Iran menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya serangan antara kelompok Houthi di Yaman yang didukung Teheran dan Arab Saudi. Pernyataan ini muncul setelah 14 orang tewas dalam rentetan serangan selama dua hari di bandara Riyadh.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan pemerintahnya memantau perkembangan situasi di Semenanjung Arab dengan serius. Teheran juga menyatakan kesediaan untuk membantu membuka jalan bagi dialog di antara pihak-pihak yang bertikai.

"Kami sangat prihatin dengan perkembangan yang terjadi di Semenanjung Arab," kata Baqaei dalam konferensi pers mingguan pada Senin (12/10/2026), dikutip dari AFP.


Ia menambahkan bahwa Iran siap "membantu memfasilitasi dialog antara pihak-pihak yang terlibat".

Serangan Houthi yang menghantam bandara internasional Riyadh pada Minggu menewaskan satu orang dan melukai 11 lainnya. Insiden itu terjadi sehari setelah serangan paling mematikan di wilayah Arab Saudi dalam lebih dari satu dekade, yang menewaskan 13 orang.

Baqaei menegaskan Iran tidak menginginkan konflik bersenjata berkepanjangan antara kedua negara Muslim tersebut. Ia mendesak semua pihak mencari jalan keluar melalui perundingan dan komunikasi.

"Kami sama sekali tidak ingin permusuhan dan perang terus berlanjut antara dua negara Islam," ujarnya.

Ia pun meminta pihak-pihak yang terlibat menyelesaikan persoalan tersebut "melalui dialog dan keterlibatan".

Kelompok Houthi merupakan bagian dari jaringan yang dikenal sebagai Axis of Resistance atau Poros Perlawanan, kelompok-kelompok yang didukung Iran dan menentang Israel. Jaringan tersebut juga mencakup Hizbullah di Lebanon serta kelompok-kelompok bersenjata Syiah di Irak.

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bandara Arab Saudi Diserang, 3 Orang Tewas