MARKET DATA

Anggaran Badan Gizi Nasional Dipangkas Rp38 T, Sisa Rp229 T

chd,  CNBC Indonesia
09 October 2026 17:05
pembagian MBG di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (21/4/2026). (CNBC Indonesia/Halimatus Sadiyah)
Foto: pembagian MBG di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (21/4/2026). (CNBC Indonesia/Halimatus Sa’diyah)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengalami efisiensi sekitar Rp38 triliun. Dengan penyesuaian tersebut, pagu efektif anggaran BGN kini tersisa Rp229 triliun dari alokasi awal Rp268 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Sudarto menjelaskan, anggaran BGN pada awal tahun ditetapkan sebesar Rp268 triliun dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Namun, pagu tersebut kemudian disesuaikan melalui kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

"Pada awal tahun DIPA, pagu anggaran dari BGN itu Rp268 triliun. Saat ini pagu efektifnya menjadi Rp229 triliun, jadi sekitar Rp38 triliun sudah menjadi efisiensi," kata Sudarto dalam konferensi pers APBN KiTa di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026).

Meski melakukan efisiensi, pemerintah menegaskan tetap mendukung upaya perbaikan yang dilakukan BGN. Menurut Sudarto, efisiensi bukan menjadi satu-satunya tujuan, melainkan juga memastikan program yang dijalankan mampu mencapai target dan memberikan hasil sesuai harapan.

Ia mengatakan, pemerintah ingin memastikan anggaran yang tersedia dapat digunakan secara optimal untuk mendukung keberhasilan program BGN.

"Namun seperti disampaikan oleh Pak Menteri tadi, bahwa kita sangat-sangat mendukung langkah-langkah perbaikan yang dilakukan terus oleh BGN, dan tentunya fokusnya tidak sekadar efisiensi, tapi lebih ke arah bagaimana program perbaikan yang sangat baik tersebut bisa mencapai target dan outcome yang diharapkan," ujar Sudarto.

Sementara itu, realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp153,2 triliun hingga akhir September 2026. Program tersebut juga telah menjangkau sebanyak 57 juta penerima manfaat.

(chd/haa) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Purbaya Ungkap Anggaran BGN Bisa Dipangkas di Bawah Rp200 T


Most Popular
Features