RI Punya 3 Pabrik Baru Pakan Ayam Tahun Depan
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran Sulaiman mengungkapkan rencana pembangunan lima pabrik pakan ayam dan day-old chick (DOC) melalui badan usaha milik negara (BUMN).
Pemerintah menargetkan sedikitnya tiga pabrik dapat selesai pada tahun depan untuk memperkuat pasokan dan menjaga stabilitas harga bagi peternak kecil.
Amran mengatakan, pembangunan pabrik tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah membenahi ekosistem peternakan dari hulu hingga hilir. Rencana ini juga menjadi tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sektor peternakan nasional.
"Ada tambahan instruksi dari Bapak Presiden; beliau memerintahkan agar pabrik pakan segera dibangun. Insyaallah tahun depan selesai," kata Amran kepada wartawan di kediaman pribadinya, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Ia mengungkapkan, pemerintah telah menentukan lokasi pembangunan pabrik dan menandatangani kontrak Pakta Integritas. Fasilitas tersebut direncanakan berada di sejumlah daerah sentra jagung, yakni Lampung, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Jawa Timur.
"Kita akan bangun lima pabrik pakan. Lokasinya sudah ditentukan dan kontrak Pakta Integritas sudah ditandatangani. Kita bangun di Lampung, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Jawa Timur, semuanya di wilayah sumber pakan jagung," sebutnya.
Amran menegaskan, pembangunan pabrik oleh BUMN bukan untuk mengambil alih usaha peternakan rakyat. Pemerintah akan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menyediakan kebutuhan produksi bagi peternak kecil, mulai dari pakan, DOC, hingga vaksin.
"Tapi tidak untuk beternak skala kecil. Tujuannya adalah menyuplai DOC, pakan, dan vaksin kepada peternak kecil, agar harga stabil dan peternak kecil menjadi kuat," jelas dia.
Menurutnya, ketersediaan pakan dan DOC dengan harga yang lebih stabil penting untuk menekan biaya produksi serta menjaga keberlangsungan usaha peternak. Pemerintah ingin memastikan peternak memiliki akses terhadap sumber pakan yang jelas sehingga tidak terus terbebani gejolak harga bahan baku.
Melalui pembangunan fasilitas pakan serta DOC, Amran berharap rantai pasok peternakan menjadi lebih terintegrasi. Dengan begitu, peternak kecil diharapkan dapat memperoleh bahan baku produksi secara lebih terjamin dan menjalankan usaha dengan biaya yang lebih terkendali.
(wur)