MARKET DATA
Internasional

Hangus, Rudal Hantam Pesawat Airbus A320 Saudia Airlines

tps,  CNBC Indonesia
09 October 2026 15:02
Bandara Riyadh diserang Houthi, Kamis (8/10/2026). (Social Media via REUTERS/Social Media)
Foto: Bandara Riyadh diserang Houthi, Kamis (8/10/2026). (Social Media via REUTERS/Social Media)

Jakarta, CNBC Indonesia - Rudal Houthi dilaporkan menghantam sebuah pesawat Airbus A320 milik maskapai Saudi Airlines di Bandara Riyadh, Arab Saudi. Kejadian ini berlangsung Kamis pagi waktu setempat.

Sejumnlah video viral di media sosial. Laman online berbasis penerbangan di Inggris Paddle Your Own Kanoo (PYOK) memberitakannya merujuk sumber laman online.

"Gambar pertama pesawat seri Airbus A320 Saudia Airlines yang hancur di Bandara Internasional Raja Khalid (RUH) Riyadh muncul setelah serangan rudal balistik pemberontak Houthi di lapangan terbang tersebut pada Kamis pagi," muat laman itu dikutip Jumat (9/10/2026).

"Arab Saudi telah memerangi pemberontak Houthi di negara tetangga Yaman selama bertahun-tahun, namun dalam beberapa minggu terakhir, Houthi telah meningkatkan serangan mereka sendiri, pertama menargetkan infrastruktur pengekspor minyak kerajaan di barat daya negara itu dan sekarang penerbangan sipil, termasuk bandara dan wilayah udara," tambahnya.

Dilaporkan pula bagaimana dalam beberapa hari terakhir, setidaknya tiga orang tewas akibat serangan rudal balistik yang menghantam Bandara Internasional Abha dan Bandara Internasional King Khalid. Sementara 36 orang lainnya dilaporkan luka-luka.

"Kepulan asap hitam tebal yang besar terlihat membubung di atas bandara, di tengah laporan bahwa sebuah pesawat yang sedang terparkir telah terkena serangan," tambah laporan tersebut.

"Kini diketahui bahwa pesawat yang hancur tersebut adalah pesawat Airbus A320 milik Saudia Airlines yang sedang parkir di gerbang terminal. Untungnya, tidak ada orang di dalam pesawat saat serangan terjadi," muatnya lagi,

Belum jelas apakah pesawat tersebut terkena rudal secara langsung atau tertimpa puing-puing hasil intersepsi. Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GCAA) Arab Saudi belum memberikan komentar mengenai insiden ini.

Saudia Airlines belum memberikan komentar terkait laporan hancurnya salah satu pesawat mereka dalam serangan hari Kamis itu. Gambar-gambar yang beredar secara daring dengan jelas memperlihatkan corak (livery) Saudia Airlines pada sirip ekor pesawat yang hancur tersebut, sementara badan pesawat tampak hangus terbakar sepenuhnya.

Media digital spesialis perjalanan asal Amerika Serikat (AS) yang berfokus pada program loyalitas maskapai dan hotel, miles, points, serta perjalanan premium, InsideFlyer, juga memuat berita yang sama.

"Sebuah pesawat A320 milik Saudia Airlines hancur setelah rudal Houthi menghantam Bandara King Khalid di Riyadh. Tidak ada orang di dalam pesawat tersebut," muat laman tersebut.

"Penerbangan sempat dihentikan selama beberapa jam; sebagian layanan kembali beroperasi meski masih ada pembatalan," tambahnya.

Dilaporkan juga bagaimana peringatan muncul dari Kedutaan Besar AS. Kedutaan membatasi perjalanan staf pemerintah ke bandara Riyadh (RUH) dan mengimbau warga sipil untuk memantau informasi peringatan keamanan.



Sementara itu, AFP, juga memberitakan hal sama merujuk dua orang saksi mata. Laman Prancis itu mengungkapkan bahwa sebuah pesawat di bandara milik maskapai penerbangan nasional Saudia mengalami retak dan lubang pada bagian badan pesawatnya, bahkan sumber lain membeberkan bahwa ada tiga pesawat yang mengalami kerusakan.

Arab Saudi sendiri saat ini memimpin koalisi pro-pemerintah yang memerangi Houthi dalam perang saudara di Yaman. Kelompok pemberontak yang didukung Iran itu telah berulang kali menargetkan Riyadh sejak konflik kembali memanas pada bulan Juli lalu, dengan bersumpah akan terus menghantam infrastruktur penting dan mengganggu wilayah udara Saudi.

Skala dan frekuensi serangan terhadap ibu kota Saudi ini dinilai belum pernah terjadi sebelumnya dalam delapan bulan masa perang yang lebih luas di Timur Tengah. Houthi mengumumkan tiga serangan pada hari Kamis yang diarahkan ke bandara Riyadh.

(tps/sef) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Timur Tengah Makin Chaos, Bandara Saudi Jadi Sasaran-Korban Berjatuhan


Most Popular
Features