Ternyata Industri RI Belum Sampai Puncak, Menperin Ingatkan Bahaya Ini

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Kamis, 08/10/2026 18:15 WIB
Foto: Menteri Perindustrian M Sarmuji saat bertemu wartawan di Jakarta, Jumat (2/10/2026). (CNBC Indonesia/Damiana Cut E)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perindustrian (Menperin) M Sarmuji mengingatkan agar industri nasional tidak mengalami perlambatan sebelum mencapai tingkat kematangan. Pemerintah kini mencari cara untuk mendorong sektor industri tumbuh lebih cepat dan kembali menjadi motor utama perekonomian.

Dia menegaskan pemerintah perlu memastikan industri nasional tidak kehilangan momentum pertumbuhan. Sebab, jika perlambatan terjadi ketika industri belum mencapai tingkat kematangan, Indonesia berisiko kehilangan kesempatan untuk memperbesar peran manufaktur dalam perekonomian.

"Kita ingin industri kita bangkit kembali. Jangan sampai industri kita layu sebelum mencapai puncaknya. Memang di negara-negara maju juga industri itu melandai dan mungkin turun, tetapi bukan karena lemah industrinya, tetapi memang tahapan masyarakatnya sudah sampai ke level itu. Jangan sampai kita sebelum mature tapi sudah landai atau akan turun," tegas Sarmuji.


Penciptaan ekosistem yang baik menjadi tugas utama pemerintah agar pelaku industri memiliki ruang untuk tumbuh dan meningkatkan daya saing. Pemerintah tidak bisa menyerahkan seluruh persoalan pertumbuhan industri kepada pelaku usaha. Dunia usaha dapat menjalankan kegiatan produksinya, tetapi ekosistem yang menjadi fondasi bagi industri membutuhkan peran pemerintah.

"Untuk bisa merumuskan secara persis target itu tentu harus kita melihat satu per satu. Yang paling penting kita pastikan adalah ekosistem perindustrian itu menjadi lebih baik," kata Sarmuji.

Kondisi industri di negara maju memang pada akhirnya dapat melandai atau menurun. Namun, kondisi tersebut terjadi setelah sektor industri di negara tersebut mencapai tingkat kematangan.

"Kita menargetkan supaya pertumbuhan industri kita lebih tinggi lagi melebihi pertumbuhan ekonomi. Kenapa? Karena industri inilah yang sebenarnya mengerek pertumbuhan ekonomi," kata Sarmuji.

Dia menilai Indonesia belum berada pada tahap di mana industri sudah mencapai tingkat mature. Karena itu, perlambatan industri sebelum mencapai puncaknya justru perlu dihindari.

Sarmuji mengatakan pemerintah saat ini tengah mencari cara agar sektor industri dapat tumbuh lebih cepat. Salah satu fokusnya adalah memperbaiki ekosistem yang menopang kegiatan industri, mulai dari sisi pelayanan hingga berbagai aspek pendukung lainnya.

"Saat ini kontribusi yang tercatat di BPS, kontribusi industri terhadap produk domestik bruto sekitar 19%. Nah, kita mau lebih cepat lagi kita capai, mudah-mudahan bisa di atas 20%, 21%, sampai 25% terhadap PDB," ujarnya.


(dce)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Menperin Baru Akui Punya Tugas Berat