Pratikno Buka Suara Usai Dicopot Menko PMK: Saya Masih Akan Bekerja

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Kamis, 01/10/2026 18:25 WIB
Foto: Menteri Koordinator Pembangunan Manusia & Kebudayaan (PMK), Pratikno saat tiba di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Eks Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno buka suara usai dirinya tidak lagi menjabat sebagai menteri di Kabinet Merah Putih. Dia mengatakan bahwa dirinya masih akan terus bekerja.

Terpantau dia turut menghadiri pelantikan posisi menteri, wakil menteri, dan kepala badan baru, termasuk pengganti dirinya, Sugiono yang sebagai Menko PMK, di Istana, Kamis (1/10/2026).


Dia belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait pekerjaan yang dimaksud, saat ditanya posisi apakah akan mendapatkan posisi baru di pemerintahaan.

"Ya nanti kita tunggu lah sampai besok ya. Ya kita kan masih menunggu," katanya.

"Belum, nanti kan ada anu lagi," tambahnya saat ditanya apakah ada tugas baru dari presiden.

Saat ditanya apakah Pratikno akan menduduki posisi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), dia tidak menampik.

"Ya nanti kan ada berita berikutnya. Nanti ada berita berikutnya," tuturnya.

Lebih lanjut, Pratikno menjelaskan obrolan terakhir bersama presiden. Dia menyampaikan terima kasih kepada presiden karena sudah ditempatkan bada bidang pembangunan manusia.

"Terima kasih sudah diberikan kepercayaan luar biasa di bidang yang memang menjadi bidang saya, di bidang pembangunan manusia. Kami sampaikan terima kasih kepada presiden atas kepercayaan mandat yang diberikan," kata Pratikno .

Lebih lanjut, dia mengatakan sudah berbicara dengan penggantinya Sugiono terkait beberapa agenda yang perlu diselesaikan. Khususnya koordinasi untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di berbagai tempat.

"Kemudian juga mengenai pendidikan. Pak presiden memberikan perintah mengenai pendidikan gratis. Terus kemudian beberapa inovasi di bidang pendidikan juga banyak kan, sekolah unggul garuda, sekolah nasional terintegrasi, dan lain-lain tentu saja di bidang kesehatan dan lain-lain," katanya.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Banggar DPR RI: Program Pendidikan Gratis Baru Bisa Berjalan di 2028