10 Fakta Pembajakan Flydubai, Pesawat Terjun 16.000 Kaki dalam 2 Menit
Jakarta, CNBC Indonesia - Pesawat Flydubai rute Dubai-Israel terpaksa melakukan pendaratan darurat di Arab Saudi, Rabu. Ini setelah terjadi insiden serius di kokpit yang melibatkan dua pilot.
Insiden tersebut memicu kekhawatiran akan upaya pembajakan setelah pesawat sempat kehilangan ketinggian secara drastis. Berikut 10 fakta terkait insiden tersebut, seperti dikutip The Guardian, Kamis (1/10/2026):
1. Insiden terjadi di tengah penerbangan Dubai-Israel
Pesawat Boeing 737 Flydubai dengan nomor penerbangan FZ1073 terbang dari Dubai, Uni Emirat Arab, menuju Israel ketika insiden terjadi. Pesawat saat itu berada di atas wilayah Yordania sebelum akhirnya dialihkan ke Arab Saudi.
2. Pilot disebut ditikam kopilot
Netanyahu mengatakan salah satu pilot ditikam oleh kopilotnya. Menurut Netanyahu, kopilot tersebut juga diduga berupaya menjatuhkan pesawat.
3. Pesawat sempat menukik tajam
Saat perkelahian dilaporkan terjadi di dalam kokpit, pesawat disebut kehilangan ketinggian secara drastis. Pesawat dilaporkan turun sekitar 16.000 kaki hanya dalam waktu dua menit.
4. Tiga sinyal darurat dikirimkan
Penerbangan tersebut mengirimkan sejumlah sinyal darurat, termasuk kode yang mengindikasikan kemungkinan adanya campur tangan pihak luar secara tidak sah. Kondisi itu sempat memunculkan kekhawatiran mengenai kemungkinan pembajakan.
5. Jet tempur Israel dikerahkan
Otoritas Israel mengerahkan jet tempur setelah mengetahui adanya situasi darurat pada pesawat yang membawa puluhan warga Israel. Kekhawatiran meningkat karena pesawat mengalami masalah ketika berada di kawasan regional yang sensitif.
6. Pesawat mendarat darurat di Arab Saudi
Pesawat akhirnya dialihkan dan mendarat di Bandara Tabuk, Arab Saudi. Pihak bandara menyebut pesawat tiba sekitar pukul 09.45 waktu setempat, sementara kedua pilot kemudian dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka.
7. Penumpang dan awak kabin ikut mengamankan kokpit
Netanyahu mengatakan seorang penumpang berhasil masuk ke kokpit bersama salah satu awak kabin. Keduanya disebut membantu "melumpuhkan" pilot yang melakukan serangan tersebut.
"Ini adalah insiden keamanan yang sangat serius," kata Netanyahu. Ia juga berterima kasih kepada penumpang dan awak yang disebutnya menunjukkan "kecerdikan dan keberanian yang luar biasa".
8. Kopilot disebut warga Oman
Seorang pejabat Israel mengidentifikasi pelaku penyerangan sebagai warga negara Oman, menurut laporan Reuters. Menteri Pertahanan Israel Katz juga menyebut insiden tersebut sebagai upaya serangan teroris, meski penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan motif dan klasifikasi kejadian.
9. Kesaksian penumpang mengungkap situasi di kabin
Penumpang bernama Miryam Shira Ohayon mengatakan pesawat sempat "hampir tidak terkendali" ketika dugaan penikaman berlangsung. Ia menuturkan kepada wartawan bahwa kopilot diduga berusaha membunuh pilot dan menggunakan pesawat dalam aksi tersebut.
10. Sosok pilot korban adalah Kapten Smit Machchhar
Pilot yang menjadi korban penikaman sekaligus disebut membantu mencegah upaya penguasaan pesawat adalah Kapten Smit Machchhar, warga negara India yang berbasis di Dubai. Informasi ini mengoreksi keterangan sebelumnya dari sejumlah pejabat Israel yang menyebut korban sebagai pilot berkewarganegaraan Uni Emirat Arab.
Sementara itu, penerbangan Flydubai lainnya dari Dubai menuju Tel Aviv tetap melanjutkan perjalanan dan akhirnya mendarat dengan selamat di Israel. Insiden FZ1073 kini masih menjadi objek penyelidikan otoritas terkait untuk mengungkap secara pasti kronologi dan motif di balik kejadian tersebut.
(tfa/sef)