FOTO Internasional

Potret Badai Polo Hancurkan Jembatan, Laut Berubah Jadi Cokelat

Reuters, CNBC Indonesia
Rabu, 30/09/2026 14:30 WIB

Badai Polo kembali menghantam Meksiko sebagai Kategori 1, memicu hujan deras dan banjir di Guaymas hingga militer dikerahkan membantu warga.

1/6 Sebuah pemandangan dari drone memperlihatkan air mengalir dari aliran sungai menuju Teluk Loreto di Teluk California setelah Badai Polo menghantam daratan di Baja California Sur, Loreto, Meksiko, pada 29 September 2026. (REUTERS/Raquel Cunha)

Pemandangan dari udara menggunakan drone memperlihatkan aliran air dari sungai menuju Teluk Loreto di Teluk California setelah Badai Polo melanda Baja California Sur, Loreto, Meksiko, Selasa (29/9/2026). Pada hari yang sama, Polo kembali mencapai daratan Meksiko sebagai badai Kategori 1 dan mendarat di dekat kota pelabuhan Guaymas, negara bagian Sonora, dengan embusan angin hingga 150 kilometer per jam (km/jam), menurut keterangan pihak berwenang. (REUTERS/Raquel Cunha)

2/6 Sebuah pemandangan dari drone memperlihatkan air mengalir dari aliran sungai menuju Teluk Loreto di Teluk California setelah Badai Polo menghantam daratan di Baja California Sur, Loreto, Meksiko, pada 29 September 2026. (REUTERS/Raquel Cunha)

Seorang pria menyingkirkan ranting-ranting kering yang berserakan setelah Badai Polo melanda wilayah tersebut. Pada pukul 10.00 waktu setempat, Polo berada di daratan dengan kecepatan angin maksimum berkelanjutan 120 km/jam. Pusat Badai Nasional Amerika Serikat (NHC) melaporkan badai bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 28 km/jam. (REUTERS/Raquel Cunha)

3/6 Sebuah pemandangan dari drone memperlihatkan air mengalir dari aliran sungai menuju Teluk Loreto di Teluk California setelah Badai Polo menghantam daratan di Baja California Sur, Loreto, Meksiko, pada 29 September 2026. (REUTERS/Raquel Cunha)

Guaymas, kota pelabuhan yang memiliki populasi hampir 157.000 jiwa, mengalami hujan deras akibat dampak badai tersebut. Curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang banjir dan mendorong pengerahan personel dari Sekretariat Pertahanan Nasional Meksiko. (REUTERS/Raquel Cunha)

4/6 Sebuah pemandangan dari drone memperlihatkan air mengalir dari aliran sungai menuju Teluk Loreto di Teluk California setelah Badai Polo menghantam daratan di Baja California Sur, Loreto, Meksiko, pada 29 September 2026. (REUTERS/Raquel Cunha)

Militer Meksiko mengaktifkan protokol darurat untuk membantu warga terdampak serta menangani berbagai situasi yang muncul akibat badai. Tim tanggap darurat dikerahkan untuk mendukung upaya evakuasi dan penanganan banjir di wilayah tersebut. (STATE COORDINATION OF CIVIL PROTECTION OF SONORA/Handout via REUTERS)

5/6 Sebuah pemandangan dari drone memperlihatkan air mengalir dari aliran sungai menuju Teluk Loreto di Teluk California setelah Badai Polo menghantam daratan di Baja California Sur, Loreto, Meksiko, pada 29 September 2026. (REUTERS/Raquel Cunha)

Gambar udara memperlihatkan sebagian ruas jalan dan sebuah jembatan terendam aliran air setelah Badai Polo melanda wilayah tersebut. Sebelumnya, Polo telah lebih dulu mencapai daratan di Semenanjung Baja California sebagai badai Kategori 2 dan menyebabkan kerusakan ringan di sejumlah wilayah sebelum bergerak menuju daratan utama Meksiko. (REUTERS/Raquel Cunha)

6/6 Sebuah pemandangan dari drone memperlihatkan air mengalir dari aliran sungai menuju Teluk Loreto di Teluk California setelah Badai Polo menghantam daratan di Baja California Sur, Loreto, Meksiko, pada 29 September 2026. (REUTERS/Raquel Cunha)

Dengan kembali mendarat di Sonora, Polo menjadi salah satu badai yang memengaruhi wilayah barat laut Meksiko dalam beberapa hari terakhir. Otoritas setempat masih memantau kondisi cuaca dan potensi dampak lanjutan akibat hujan serta angin kencang. (REUTERS/Raquel Cunha)