Ini Peran Surveyor Jaga Penyaluran BBM Sesuai Spesifikasi & Aturan

Firda Dwi Muliawati, CNBC Indonesia
Jumat, 25/09/2026 14:35 WIB
Foto: Deputy Director Commercial PT Surveyor Indonesia, M. Chairudin menyampaikan paparan dalam acara Coffe Morning di Parle, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Surveyor Indonesia sebagai pihak independen memastikan seluruh mata rantai penyaluran bahan bakar minyak (BBM) berjalan sesuai dengan spesifikasi, standar, dan aturan yang berlaku. Lembaga tersebut juga melakukan pengawasan dan pengujian dari tingkat kilang hingga terminal BBM guna menjamin kualitas serta volume komoditas energi nasional.

Deputy Director Commercial PT Surveyor Indonesia M. Chairudin menegaskan bahwa pihanknya bertugas melakukan pengetesan dan pengawasan ketat terhadap produk BBM serta program biodiesel di lapangan. Ia menjelaskan bahwa seluruh petugas di lapangan memastikan BBM yang dikeluarkan oleh badan usaha penyalur telah memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

"Kalau bicara tentang disampaikan tadi modus-modus pelanggaran, PT Surveyor tidak dalam kapasitas untuk sampaikan modus pelanggaran, karena sebagai pihak yang melakukan pemastian dalam mata rantai proses, kita dalam proses apakah ini sesuai spesifikasi, standar, prosedur, kebijakan," katanya dalam acara Coffee Morning CNBC Indonesia bertajuk "Meramu Kebijakan Subsidi Tepat, Mampukah Negara Melindungi Hak Rakyat?", Kamis (24/9/2026).


Chairudin memaparkan bahwa posisi PT Surveyor Indonesia berfokus pada pengujian teknis, seperti memastikan apakah proses pencampuran biodiesel sudah sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil pengujian dan temuan teknis tersebut kemudian diserahkan langsung kepada kementerian atau pemilik kebijakan terkait sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.

"Contoh misal biodiesel, apakah sesuai proses pencampuran yang seharusnya, kita lakukan testing, kita sampaikan pada pemilik kebijakan, misal ESDM, BPKE, kalau ada yang menyimpang itu ranah ESDM," tambahnya.

Selain pengujian mutu, PT Surveyor Indonesia memiliki rekam jejak panjang dalam pengawasan volume pengeluaran BBM serta pengawasan lifting minyak dan gas bumi secara nasional. Pengambilan sampel dilakukan secara menyeluruh di seluruh mata rantai distribusi mulai dari kilang hingga terminal bahan bakar minyak (TBBM).

"Juga pengalaman di arus minyak Pertamina Patra Niaga, proses pengambilan sample semua produk yang di bawah mata rantai Patra niaga, dari kilang hingga TBBM. Semua petugas lapangan jadi saksi mata bahwa BBM yg dikekuarkan sesuai dengan aturan," imbuhnya.

Di samping itu, pengawasan juga mencakup pelaksanaan program biodiesel yang saat ini telah berkembang hingga tingkatan B50 di seluruh Indonesia. Dia menekankan pentingnya verifikasi data awal dan digitalisasi pengawasan agar seluruh pemangku kepentingan dapat memantau distribusi energi secara transparan melalui satu sistem terpadu.

"Pengawasan yang tepat dan harus terdigitalisasi, bukan hanya manual, tapi Pakai digitalisasi, agar pengawasan, regulator dan lain lain, bisa lihat 1 dashboard yang sama, jika terjadi hal-hal yang berubah, penyimpangan, semua punya kesempatan yang sama untuk memperoleh informasi yang sama," tandasnya.


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:

'Jurus' Bank DBS Indonesia Dukung Pertumbuhan Sektor ERI