Prabowo Mau Sekolah-Kuliah Gratis, Pemerintah Punya Dana Rp824 T

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Kamis, 24/09/2026 18:14 WIB
Foto: Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers Sinergi Kebijakan Moneter & Fiskal di Ruang Konferensi Pers, Gedung Thamrin Lantai 1, Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026). (CNBC Indonesia/Muhamad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah kini tengah menggodok keinginan Presiden Prabowo Subianto supaya masyarakat bisa menikmat sekolah hingga kuliah gratis.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, dari sisi anggaran, pemerintah sebetulnya sudah memiliki dana senilai Rp 824 triliun pada 2027, yang ditujukan khusus untuk pendidikan.

"Uang Rp 824 triliun dalam satu tahun, tahun depan, itu bukan uang yang kecil, bagaimana mendapatkan manfaat yang maksimal dari situ," kata Suahasil di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (24/9/2026).


Meski dari sisi anggaran pendidikan sudah tersedia, karena adanya kewajiban alokasi anggaran 20% APBN untuk pendidikan, Suahasil mengatakan, secara teknis designnya masih dipersiapkan untuk merealisasikan sekolah gratis bagi masyarakat.

"Kita design dulu, tapi saya rasa arahan Bapak Presiden untuk melihat lagi secara komplit SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, lalu ekosistem yang kita miliki sekarang ada sekolah rakyat, sekolah unggul garuda, sekolah terintegrasi, LPDP," ucap Suahasil.

"Ada ekosistem yang luar biasa, ini tentu arahan untuk melakukan overview terhadap ini semua adalah arahan yang sangat penting dari bapak presiden kita. Ini sedang kita kerjakan dan akan pasti kita sampaikan ke masyarakat," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto memastikan, pemeritahannya berkomitmen untuk menggratiskan biaya pendidikan di Indonesia, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi.

"Saya akan segera mengadakan ratas, pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis," kata Prabowo di JICC akhir pekan lalu, dikutip Rabu (23/9/2026).

Kepala negara mengatakan, pemerintah memiliki kapasitas untuk membuat akses pendidikan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia hingga ke tingkat kuliah.

Dana untuk merealisasikan kebijakan itu ia sebut bisa berasal dari uang-uang para koruptor yang berhasil diambil alih oleh pemerintah.

"Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri, harus gratis. Nanti nanti nanti akan ada yang bertanya. Dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang dicolong, yang dicuri," ucap Prabowo.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:

Menteri Malaysia Mengundurkan Diri - Suahasil Lantik Pejabat Kemenkeu