Cadangan BBM RI Dipastikan Aman, Ada di Level 18-21 Hari

Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
Rabu, 23/09/2026 10:55 WIB
Foto: Petugas melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite pada SPBU Pertamina 34.103.01 di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (20/8/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Adapun standar minimal cadangan BBM nasional berada pada level 18 hingga 21 hari.

Menurut Bahlil, pemerintah terus memastikan cadangan BBM berada pada batas aman, terutama di tengah dinamika harga minyak dunia.

"Yang terpenting sekarang adalah pemerintah memastikan cadangan BBM kita itu ada pada standar minimal, 18 sampai dengan 21 hari," kata Bahlil ditemui usai acara MKI Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa (22/9/2026).


Di sisi lain, ia juga memastikan untuk BBM bersubsidi tidak akan ada kenaikan harga hingga akhir 2026. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil lantas mengingatkan kepada masyarakat mampu untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi. Pasalnya, subsidi BBM seharusnya diberikan kepada masyarakat yang memang berhak menerima.

Ia mengimbau masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke atas dan memiliki kendaraan dengan kemampuan ekonomi yang memadai untuk menggunakan BBM non subsidi.

"Nah saya mengimbau kepada saudara-saudara saya, saya mengimbau terus ini. Yang mampu, yang pendapatannya bagus, ekonominya menengah ke atas, mobilnya bagus, ya janganlah pakai BBM subsidi," kata Bahlil.


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Membangun Budaya Baru, Memperkuat Ketahanan Energi