Bos LPS Ungkap 100 BPR Sudah Siap Uji Coba Pemanfaatan SIstem IT 2027

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Senin, 21/09/2026 13:55 WIB
Foto: Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu bermain alat musik Flute di Lembaga Financial Festival (LPS) di Lampung, Minggu (6/9/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu mengungkapkan, 100 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) akan ikut dalam pelaksanaan uji coba (pilot project) program penyediaan teknologi informasi (IT) pada 2027.

Anggito mengungkapkan proses penyediaan IT BPR tersebut tengah berproses dan sistem utama telah selesai didesain. Dirinya juga mengatakan sudah berkomunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menjalankan proses tersebut.

"Sedang proses, kan sudah ada. Desain sudah dibuat. Kemudian sudah bicarakan dengan OJK. Nanti kita akan mulai dari perencanaan dulu, 2027 baru melakukan pilot," ujar Anggito saat ditemui awak media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta pada Senin (21/9/2026).


Ketua DK LPS membeberkan bahwa saat ini ada 100 BPR yang tengah melakukan uji coba penyediaan IT tersebut.

"Ada 100 lah kalau tidak salah," tegasnya.

Program penyediaan IT BPR tersebut sebelumnya diinisasi oleh LPS pada 2025 dan menganggarkan dana sekitar Rp150 miliar.

Penyediaan IT BPR ini juga diatur dalam peraturan OJK RI nomor 34 tahun 2025 tentang penyelenggaraan teknologi informasi oleh BPR dan BPR Syariah.

Penyediaan IT tersebut untuk mendukung proses bisnis dalam melakukan aktivitas operasional guna meningkatkan layanan perbankan kepada masyarakat, diperlukan peningkatan pemanfaatan teknologi informasi oleh BPR dan BPR Syariah.

Selain itu juga untuk mengurangi potensi risiko terkait pemanfaatan teknologi informasi, diperlukan penguatan pengaturan aspek tata kelola, manajemen risiko, serta ketahanan dan keamanan siber dalam penyelenggaraan teknologi informasi sehingga Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 75/POJK.03/2016 tentang Standar Penyelenggaraan Teknologi Informasi bagi BPR dan BPR Syariah perlu diganti.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:

Video: LPS Buka-Bukaan Soal Peran di Perbankan di Hadapan Mahasiswa