Video

RI Raksasa Rumput Laut Tapi Masih Diekspor Mentah, Hilirisasi Mendesak

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
16 September 2026 12:18

Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah terus mendorong pengembangan potensi ekonomi biru melalui hilirisasi rumput laut yang bernilai ekonomi tinggi baik untuk produk makanan, farmasi, kosmetik hingga bioteknologi dan tekstil.

ESG Analyst CNBC Indonesia Research, Salma Laiqa menyebut potensi produksi rumput laut RI yang besar namum belum dimaksimalkan pemanfaatannya sebagai peluang bagi hilirisasi rumput laut yang menjadi bagian dari pengembangan ekonomi RI.

RI memproduksi 25% rumput laut dunia dengan produksi 200 ribu ton, hanya saja pengolahannya lebih lanjut masih terkonsentrasi di luar negeri sehingga nilai manfaatnya belum maksimal dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu melalui hilirisasi rumput laut didalam negeri dapat meningkatkan produksi dan kualitas rumput laut sekaligus mendorong produk olahan dengan lebih masif.

Seperti apa prospek dan tantangan hilirisasi rumput laut RI? Selengkapnya simak ulasan Aulia Wardhani dengan ESG Analyst CNBC Indonesia Research, Salma Laiqa dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 16/09/2026)


Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...