Mantri BRI Dampingi Usaha & Edukasi Keamanan Transaksi di Lubuklinggau

Khoirul Anam, CNBC Indonesia
Selasa, 15/09/2026 15:35 WIB
Foto: Dok BRI

Jakarta, CNBC Indonesia - Lubuklinggau, Sumatera Selatan, berkembang sebagai kota dengan aktivitas masyarakat yang beragam. Perdagangan menjadi salah satu penggerak ekonomi, sementara di sejumlah wilayah masyarakat juga menggantungkan penghidupan dari perkebunan.

Bagi Teti Ernawati, karakter wilayah binaan yang cukup menantang menjadi bagian dari profesinya sebagai tenaga pemasar mikro atau biasa disebut Mantri BRI Unit Garuda, Branch Office Lubuklinggau. Sejak menjadi Mantri BRI pada 2017, Teti membina ratusan debitur yang tersebar di empat kelurahan, yakni Lubuk Tanjung, Tanjung Aman, Tanjung Indah, dan Watas.

Beragam usaha dijalankan para debitur tersebut, dengan perkebunan karet dan perdagangan menjadi sektor yang paling banyak didampinginya. Untuk menjangkau wilayah tersebut, Teti melakukan kunjungan secara rutin berdasarkan letak wilayah sehingga dapat bekerja produktif sekaligus memaksimalkan potensi di setiap kelurahan.


"Menjadi Mantri BRI adalah kepuasan dan kebahagiaan tersendiri karena dapat memberikan kontribusi untuk banyak kehidupan. Saya berkembang, baik untuk diri sendiri maupun orang lain, melalui interaksi langsung di lapangan. Banyak seni kehidupan yang diperoleh, dan itu membuat saya mendapatkan ilmu baru untuk menjadi lebih baik," ujar Teti dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (15/9/2026).

Dalam kunjungannya, Teti bertemu langsung dengan para pelaku usaha untuk melihat perkembangan usaha sekaligus memperoleh gambaran mengenai kebutuhan mereka. Ia membantu pelaku UMKM yang usahanya berkembang melalui pembiayaan, mendorong pelaku usaha perdagangan yang strategis menjadi BRILink Agen, serta membantu nasabah memperoleh berbagai produk dan layanan perbankan.

"Sebagai Mantri BRI, saya memilih pendekatan melalui interaksi dan komunikasi yang baik. Proses penyesuaian diri dengan kebutuhan nasabah dapat menyatukan satu tujuan yang sama. Awal mula hubungan yang baik dimulai dari cara komunikasi yang baik. Memahami kebutuhan nasabah adalah kunci bagaimana kita mengambil tindakan untuk selanjutnya," ungkapnya.

Interaksi dengan nasabah juga membuat Teti menemukan persoalan yang tidak selalu berkaitan dengan perkembangan usaha. Di wilayah perkotaan, ia masih menjumpai nasabah yang belum memahami pentingnya menjaga data pribadi saat beraktivitas di ranah digital.

Karena itu, ia turut memberikan edukasi agar nasabah lebih berhati-hati dalam menjaga informasi pribadi ketika menggunakan layanan keuangan.

Bagi Teti, pertemuan dengan banyak karakter dan cerita kehidupan masyarakat menjadi bagian penting dari pekerjaannya. Dari sana, ia belajar lebih bijak dalam mengambil keputusan sekaligus menemukan kebanggaan karena dapat memberi arti bagi orang lain.

"Ada banyak hal yang membahagiakan, salah satunya ikut tumbuh dan berperan terhadap keberhasilan pelaku usaha yang sudah kita biayai. Ada kepuasan tersendiri ketika melihat pelaku usaha yang kita dampingi terus berkembang dan sukses," ujar Teti.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa pengalaman Teti menunjukkan bagaimana peran Mantri BRI dibangun melalui kedekatan dengan masyarakat dan pemahaman terhadap kebutuhan mereka.

"Kedekatan dengan masyarakat membuat Mantri BRI dapat memahami perkembangan usaha dan kebutuhan mereka secara langsung. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam upaya BRI untuk terus mendampingi pelaku usaha dan memperluas akses layanan keuangan di berbagai wilayah," pungkas Dhanny.


(rah/rah)
Saksikan video di bawah ini:

Video: BRI Edukasi UMKM & Generasi Muda Siapkan Dana Pensiun